Kincai Media , Abdullah ibn Amr ibn Haram adalah orang pertama dari pasukan Muslim yang gugur dalam Perang Uhud, lampau Allah SWT memuliakannya dengan berbincang langsung kepadanya tanpa hijab, sebagaimana dikisahkan Rasulullah SAW yang diriwayatkan putra Abdullah ibn Amr ibn Haram.
Dikisahkan, Abdullah ibn Amr ibn Haram sebelum berangkat menuju Perang Uhud, memanggil putranya Bernama Jabir, lampau berbicara dengan bunyi lembut, "Anakku, saya sudah mengira bahwa saya bakal menjadi orang pertama yang gugur dalam perang. Demi Allah, setelah Rasulullah SAW, tidak ada seorang pun yang lebih kucintai selain engkau. Jika saya mempunyai utang, bayarkanlah utangku, dan ajarilah saudara-saudaramu kebaikan."
Itulah pesan terakhir yang disampaikan Abdullah ibn Amr ibn Haram kepada putranya sebelum berangkat menuju Perang Uhud. Firasatnya pun menjadi kenyataan. Ia gugur sebagai syuhada dan menjadi orang pertama dari pasukan Muslim yang terbunuh dalam pertempuran tersebut. Setelah syahid, tentara musyrik memotong hidung dan telinganya. Atas perintah Rasulullah SAW, jenazah Abdullah dimakamkan dalam satu liang lahat berbareng kerabat iparnya, Amru ibn al-Jamuh.
Diriwayatkan dari Muhammad ibn al-Munkadir bahwa Jabir ibn Abdullah berkata, "Ayahku terbunuh pada Perang Uhud. Aku terkejut ketika memandang jenazahnya lantaran wajahnya rusak. Aku menangis. Semua orang melarangku menangis, tetapi Rasulullah SAW tidak melarangku."
Muhammad ibn al-Munkadir melanjutkan, "Fatimah binti Amr, tante Jabir, juga menangis. Rasulullah SAW bersabda, 'Menangis ataupun tidak menangis, para malaikat selalu menaunginya dengan sayap-sayap mereka hingga kalian mengangkatnya'."
Diriwayatkan pula dari Jabir ibn Abdullah bahwa Rasulullah SAW memandang kepadanya, lampau bersabda, "Aku melihatmu kebingungan." Aku (Jabir ibn Abdullah) menjawab, "Wahai Rasulullah, ayahku telah terbunuh. Ia meninggalkan utang dan keluarga."
Rasulullah SAW bersabda, "Maukah kusampaikan kepadamu? Allah tidak berbincang kepada siapa pun selain dari kembali hijab. Sementara itu, Dia berbincang kepada ayahmu secara langsung."
English (US) ·
Indonesian (ID) ·