Ketika Ibnu Abbas Ditanya Perbandingan Ilmunya Dengan Ali Ibn Abu Thalib

Jul 14, 2026 05:50 PM - 11 jam yang lalu 577

Kincai Media ,JAKARTA -- Meski dikenal sebagai ustadz besar di kalangan sahabat Nabi Muhammad SAW, Abdullah ibn Abbas tidak pernah membanggakan keilmuannya. Saat seseorang bertanya gimana posisi ilmunya dibandingkan dengan Ali ibn Abu Thalib, jawaban Ibnu Abbas menjadi teladan tentang kerendahan hati seorang alim.

Abdullah ibn Abbas adalah sahabat Nabi yang berasal dari suku Quraisy, keturunan Bani Hasyim. Ayahnya berjulukan al-Abbas ibn Abdul Muthalib ibn Hasyim ibn Abdu Manaf. Ibunya berjulukan Lubabah al-Kubra bint al-Harits ibn Hazn al-Hilaliyah. Al-Abbas adalah om Rasulullah SAW dan kakak sepupu Khalid ibn al-Walid.

Ibnu Abbas dijuluki Habrul Ummah wa Tarjuman Alquran, tinta umat dan translator Alquran. Ia juga mendapat gelar al-Bahru namalain Sang Lautan lantaran keluasan ilmunya.

Suatu hari, Ibnu Abbas pernah ditanya, “Hai Ibnu Abbas, di manakah posisi keilmuanmu dibanding pengetahuan anak pamanmu (maksudnya Ali ibn Abu Thalib)?”

Ibnu Abbas menjawab, “(Ilmuku dibanding pengetahuan Ali) ibaratkan tetes air hujan yang jatuh ke samudra.”

Sungguh tepat ucapannya itu. Ibnu Abbas betul-betul memahami kekurangan dan kelebihan dirinya sendiri. Ucapannya itu menegaskan bahwa Ali ibn Abu Thalib jauh lebih berilmu dibanding dirinya. Di sisi lain, ucapannya itu menunjukkan sifat tawadhunya.

Umar ibn al-Khattab sendiri mengagumi keluasan pengetahuan dan pengetahuan Ibnu Abbas. Bahkan, Umar menjuluki Ibnu Abbas sebagai pemuda-sepuh (Fata al-Kuhl). Umar sering meminta pandangan Ibnu Abbas ketika menghadapi suatu masalah.

Jika Ibnu Abbas sedang membaca Alquran dan dia memahami satu perkara yang belum dipahami orang lain, dia bakal berkata, “Aku membaca salah satu ayat dari Kitab Allah. Aku mau semua orang mengerti sebagaimana saya memahaminya.”

Selengkapnya