Al-hikam: Nasihat Hikmah Ibarat Makanan Bagi Jiwa

Jan 06, 2026 06:05 AM - 5 bulan yang lalu 151120

Bunga tabebuya bermekaran di Jalan Sudirman, Jakarta, Ahad (29/9/2024). Bunga dari pohon tabebuya yang mirip dengan kembang sakura itu mulai bermekaran di area Cikini dan Sudirman sehingga menambah suasana area tersebut lebih cantik.

Kincai Media , JAKARTA -- Syekh Ibnu Athaillah as-Sakandari dalam kitab Al-Hikam menjelaskan bahwa nasihat yang mengandung hikmah adalah makanan bagi para pendengarnya. Namun, hanya makanan yang dimakan yang berfaedah bagi tubuh.

Artinya, hanya nasihat yang diamalkan yang bakal memberikan manfaat. Jika sekadar didengarkan tanpa dikerjakan, nasihat tersebut tidak bakal membuahkan manfaat.

“Nasihat adalah makanan bagi para pendengar. Kamu hanya bakal mendapatkan sesuatu yang Anda makan.” (Syekh Ibnu Athaillah as-Sakandari, Al-Hikam)

Penyusun dan translator Al-Hikam, D A Pakih Sati dalam kitab Kitab Al-Hikam dan Penjelasannya yang diterbitkan Penerbit Noktah pada 2017, menjelaskan maksud perkataan Syekh Ibnu Athaillah tentang nasihat sebagai makanan.

Nasihat dan petuah mengenai persoalan prinsip diibaratkan sebagai makanan bagi para pendengarnya. Terutama bagi orang-orang yang belum bisa mengenal prinsip sesuatu lantaran keimanannya tetap lemah dan sinar Ilahi yang dimilikinya belum begitu terang.

Selengkapnya