Bolehkah Berdzikir dengan Mengulang-ulang Nama-nama Allah swt. dalam Al-Asma’ Al-Husna?Kincai Media – Ketika masuk malam jum’at, biasanya tradisi di tempat kami para orang tua membakar kemenyan. Niatnya adalah memberikan rasa wangi di semua perspektif rumah sehingga malaikat rahmat semakin betah. Kerena para malaikat senang pada tempat yang suci, bersih, dan harum.
Pada hari jumat, baik siang alias malam, dianjurkan untuk memperbanyak zikir, baca Al-Qur’an, dan membaca sholawat. Selain itu, kita juga dianjurkan untuk bersedekah dan melakukan kebaikan yang lain. Semua perihal yang baik di luar jum’at, kita tingkatkan lagi saat masuk malam jum’at. Yang biasanya membaca sholawat 100 kali dalam sehari, maka tambah ditingkatkan pada hari jum’at. Yang biasanya sholat witir 3 rokaat, maka sempurnakan sampai 11 rokaat pada malam jum’at. Imam Nawawi berbicara dalam Al-Adzkar (h. 80),
ويزاد استحباب كثرة الذكر فيه على غيره ويزاد كثرة الصلاة على رسول الله صلى الله عليه وسلم
Wayuzadu istihbabu katsrotidzdzikri fihi ala ghairihi. Wayuzadu katsrotussholatu ala rasulillah Saw.
(Pada Hari Jumat) hendaknya dzikir ditingkatkan. Membaca sholawat juga perlu di-upgrade pada hari jumat.
Intinya, ibadah hari jum’at kudu dibedakan dengan ibadah di hari-hari yang lain. Lebih-lebih pada waktu subuh hari jumat, kita kudu mengamalkan sesuatu yang memang diamalkan oleh nabi dan para ulama. Ada ibadah ringan sebelum shalat subuh yang biasa dilakukan Nabi Muhammad Saw. di waktu subuh hari jumat,
استغفر الله الذي لا اله الا هو الحي القيوم واتوب اليه
Astaghfirullaha alladzi lailaha illa huwal hayyul qoyyumu waatubu ilaihi.
Hamba memohon maaf Ya Allah. Tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Dia. Dzat yang Hidup, lagi berdiri dengan dzat-Nya sendiri dan saya bertobat padanya.
Amalan tersebut dibaca sebelum sholat subuh di hari jumat sebanyak tiga kali. Faedahnya, dengan membaca ibadah tersebut, maka semua dosa bakal diampuni meski seperti busa lautan.
Adapun sumber dari ibadah tersebut adalah hadits nabi yang diriwayatkan oleh Ibnu Sunni, dari sahabat Anas ra.,
من قال صبيحة يوم الجمعة قبل صلاة الغداة استغفر الله الذي لا اله الا هو الحي القيوم واتوب اليه ثلاث مرات غفر الله ذنوبه ولو كانت مثل زبد البحر
Man qola shobihata yaumil jumu’ati qobla sholatil ghadati “astaghfirullahalladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyumu waatubu ilaihi tsalatsa marrotin ghafarollahu dzunubahu meski kanat mitsla zabadil bahri.
Barang siapa pada hari Jumat sebelum sholat subuh membaca “astaghfirullahalladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyumu waatubu ilaihi” sebanyak tiga kali, maka seluruh dosanya bakal diampuni meski seperti busa lautan. (Al-Adzkar, Hal. 80)
Allah Ta’ala A’lam.