Seorang Muslim sedang bermohon (ilustrasi). Islam tidak mengenal norma karma, namun Islam meyakini bahwa perbuatan manusia pasti bakal menghasilkan jawaban yang setimpal.
Kincai Media, Keridhaan dan kemurkaan Allah SWT bukan sesuatu yang tidak diketahui manusia. Al-Imam Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad menjelaskan bahwa dengan kehendak-Nya, Allah SWT meletakkan keridaan-Nya pada ketaatan dan kemurkaan-Nya pada perbuatan maksiat.
Setiap perbuatan manusia selalu berhadapan dengan dua kemungkinan, ialah keridhaan alias kemurkaan Allah SWT. Al-Imam Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad mengingatkan bahwa Allah SWT telah menetapkan kehendak-Nya: ketaatan menjadi karena keridhaan-Nya, sedangkan maksiat menjadi karena kemurkaan-Nya.
Dalam kitab Risalatul Mudzakarah Maal Ikhwanul Muhibbin Min Ahli Khair Wad Din diterangkan, dengan kehendak-Nya, Allah SWT telah menjadikan keridhaan-Nya terletak pada ketaatan kepada-Nya. Kemurkaan-Nya terletak pada perbuatan maksiat kepada-Nya.
Dengan kehendak-Nya, Allah SWT menjanjikan bagi siapa saja yang mentaati-Nya bakal masuk ke dalam surga-Nya dengan karena rahmat-Nya, dan menakut-nakuti siapa saja yang menentang-Nya bakal dimasukkan ke dalam neraka-Nya dengan karena keadilan dan kebijaksanaan-Nya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
تِلْكَ حُدُوْدُ اللّٰهِ ۗ وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ يُدْخِلْهُ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَا ۗ وَذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ
Itu adalah batas-batas (ketentuan) Allah. Siapa saja yang alim kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia bakal memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (Mereka) kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang sangat besar. (QS An-Nisa Ayat 13)
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَمَنْ يَّعْصِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ وَيَتَعَدَّ حُدُوْدَهٗ يُدْخِلْهُ نَارًا خَالِدًا فِيْهَاۖ وَلَهٗ عَذَابٌ مُّهِيْنٌ ࣖ
Siapa saja yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya serta melanggar batas-batas ketentuan-Nya, niscaya Dia bakal memasukkannya ke dalam api neraka. (Dia) kekal di dalamnya. Baginya balasan yang menghinakan. (QS An-Nisa Ayat 14)
Allah SWT telah memerintahkan para hamba-Nya yang beragama agar segera menuju pembebasan Allah SWT dan surga-Nya. Supaya mereka menjaga diri mereka dan family mereka dari api neraka dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.