Pendakian Merbabu via Selo – Mendaki Gunung Merbabu memang dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi para pendakinya. Dari sekian banyak gunung yang ada di Jawa Tengah, Gunung Merbabu ini termasuk salah satu gunung yang difavoritkan oleh para pendaki khususnya mereka para pendaki pemula. Hal ini lantaran jalur pendakian Gunung Merbabu terkenal cukup ringan dan ada banyak pilihan jalur yang bisa dipilih.
Peta Salatiga SeloBeberapa jalur pendakian yang ada di Gunung Merbabu hingga saat ini sudah ada 5 jalur. Di antaranya ialah Jalur Selo lewat Boyolali, dan empat lainnya yang berada di Magelang ialah Jalur Cunthel, Jalur Swanting, Jalur Thekelan, dan Jalur Wekas.
Jalur yang paling digemari oleh para pendaki adalah Jalur Selo melewati Kabupaten Boyolali, pada kesempatan kali ini kita bakal telaah Jalur Pendakian Gunung Merbabu yang melewati jalur selo di Kab. Boyolali tersebut.
Jalur Pendakian Gunung Merbabu via Selo
Jalur Pendakian Gunung Merbabu via SeloJalur Selo merupakan jalur yang paling ringan dan bersahabat, selain itu di tengah perjalanan Anda bakal menemui banyak sekali pemandangan alam yang bagus jika melewati jalur ini. Karena itulah Jalur Selo menjadi favorit banyak pendaki.
Taklukkan juga: 14 Gunung Terindah di Jawa Tengah
Untuk bisa masuk ke jalur selo, Anda terlebih dulu kudu menuju ke Boyolali. Jika dari Magelang Anda bisa menaiki bus menuju ke daerah Selo di Boyolali, Anda bisa turun di Polres Selo. Setelah itu Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju ke Basecamp Pendakian Gunung Merbabu.
Peta Merbabu Jalur SeloBasecamp Pendakian Gunung Merbabu
Jalur pendakian Gunung Merbabu diawali dari Basecamp Pendakian pertama. Di sini lah Anda melakukan registrasi. Anda bakal dikenakan biaya registrasi sebesar Rp. 15.000 per orang. Jika Anda membawa kendaraan sendiri maka kudu dititipkan dan dikenakan biaya penitipan sebesar Rp. 5.000 per motor. Jangan lupa untuk membawa kartu Identitas KTP alias SIM untuk keperluan registrasi.
Pos Pertama
Pos 1 Jalur SeloDari basecamp Anda bakal memulai perjalanan menuju ke Pos Pertama. Jalur pendakian Gunung Merbabu menuju ke pos pertama ini bakal melewati rimba pinus yang cukup rimbun, tempat ini biasanya digunakan sebagai area camping ground para siswa sekolah.
Setelah melakukan pendakian selama 1 jam Anda bakal tiba di Pos pertama. Di sini Anda bisa rehat sejenak melepas haus dan capek sebelum melanjutkan pendakian.
Pos Kedua
Pos 2 Pandean SeloPerjalanan menuju ke Pos Kedua ini terbilang cukup berat, Anda bakal menemui beberapa tanjakan terjal yang licin dan berbatu. Tetapi kelebihan perjalanan menuju ke pos kedua ini ialah pemandangan alam rimba tropis di kiri dan kanan yang cukup rindang dan sejuk. Perjalanan menuju ke pos kedua ini juga menyantap waktu selama 1 jam.
Pos Ketiga
Pos 3 SeloSetelah sampai di pos kedua Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju ke pos ketiga. Di sini Anda bakal menemukan jalur pendakian yang sudah lebih terbuka. Anda sudah bisa memandang hamparan pemandangan lembah yang ada di bawah kaki gunung.
Di sini juga Anda bakal mulai menemukan kembang edelweiss yang tumbuh di tebing-tebing dan lereng-lereng sepanjang jalur pendakian. Setibanya di pos ketiga ini, Anda bakal menemukan pemandangan Gunung Merapi.
Pos Keempat
Jalur pendakian Gunung Merbabu yang selanjutnya Pos Keempat. Perjalanan dari pos ketiga menuju ke pos keempat menyantap waktu 1 jam. Ini merupakan jalur yang paling berat di antara semua pos yang ada.
Sabana 1Sebagian besar jalur yang dilewati berupa tanah merah yang bakal sangat licin ketika ada hujan, namun ketika tandus bakal penuh dengan debu. Pos keempat terletak di sebuah sabana yang banget luas, di sini angin sudah mulai bertiup dengan sangat kencang.
Pos Kelima
Pendakian selanjutnya menuju pos kelima. Ini merupakan pos terakhir di jalur pendakian Gunung Merbabu. Pos kelima ini sering disebut juga dengan nama sabana 2, lantaran letak pos yang juga terletak di sebuah padang sabana yang luas. Perjalanan menuju ke pos kelima ini menyantap waktu sekitar separuh jam.
Setelah tiba Anda bakal menemukan padang sabana yang luas, mirip seperti yang ada di pos keempat. Di sinilah Anda bakal bermalam sebelum melanjutkan perjalanan menuju ke puncak.
Puncak
Foto di Puncak MerbabuJalur pendakian Gunung Merbabu selanjutnya setelah Anda berkemah di pos kelima ialah perjalanan menuju puncak. Ini adalah perjalanan yang paling menyenangkan. Di sepanjang jalur pendakian Anda bakal menemukan pemandangan bagus kembang edelweiss yang tumbuh subur di ketinggian menuju ke puncak ini.
Jalur pendakian menuju ke puncak berada di tempat yang lebih terbuka, sehingga angin bakal terasa sangat kencang. Perjalanan menuju ke puncak ini menyantap waktu kurang lebih selama 1 jam.
Estimasi Total Waktu Pendakian
Untuk mencapai puncak, berikut ini perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke puncaknya:
- Basecamp – Pos I (2,5jam)
- Pos I – Pos II (30 menit)
- Pos II – Sabana I (2,5jam)
- Sabana I – Pos III (1jam)
- Pos III – Sabana II (30 menit)
- Sabana II – Puncak Kenteng Songo (1jam)
- Puncak Kenteng Songo – Puncak Syarif (30 menit)
- TOTAL = 8 jam 30 menit perjalanan naik.
Sebagaimana pada umumnya, untuk turun, waktu yang dibutuhkan lebih sigap daripada mendaki, biasanya bisa sampai 50-40% dari lamnya ketika mendaki, jadi waktu yang dibutuhkan adalah sekitar 4jam-6jam untuk turun kembali ke basecamp. (di luar rehat dan bongkar tenda)
Waktu terbaik yang bisa Anda pilih untuk pendakian gunung Merbabu via Selo adalah mulai dari 10 pagi alias 1 siang di basecamp. Lalu mendirikan tendi di Sabana 1. Kalau Anda mau memandang mentari terbit, maka Anda mesti mendirikan tenda di Sabana 2. Kemudian, pada jam 3 alias 4 mulai perjalanan mendaki ke puncak.
Atau ada juga opsi untuk mendaki pada malam hari, biasanya waktu yang terbaik untuk mendaki gunung merbabu via selo ini adalah jam 7 malam.
* * *
Dibalik semua keelokan dan kecantikan Gunung Merbabu, Anda wajib untuk mempersiapkan alat-alat mendaki dengan komplit serta menjaga bentuk dan mental yang kuat. Patuhilah segala peraturan yang ada dan selalu mengikuti jalur pendakian Gunung Merbabu yang diperbolehkan. Selamat mendaki dan tetap menjaga kebersihan.
Simak juga: 7 Jalur Pendakian Favorit Gunung Sindoro
English (US) ·
Indonesian (ID) ·