Ketika Mata-Mata Kaisar Romawi Berbalik Kagum kepada Khalifah Umar Bin Khattab 

Aug 12, 2026 04:29 PM - 7 jam yang lalu 9

Kincai Media, JAKARTA – Seorang utusan yang dikirim diam-diam oleh kaisar Romawi untuk memata-matai Khalifah Umar bin Khattab justru terkejut mendapati sang pemimpin umat Islam itu tertidur di bawah terik mentari tanpa pengawal maupun kemewahan.

Kesaksian atas kesederhanaan itu membikin sang utusan mengucap syahadat dalam hati, meski baru betul-betul masuk Islam setelah kembali ke negerinya.

Dikisahkan suatu ketika, raja alias kaisar Romawi mengirim seorang utusan untuk menemui Khalifah Umar bin Khattab.

Utusan kaisar Romawi itu juga diberi misi untuk memandang keadaan dan perbuatan pemimpin umat Islam secara diam-diam. Ketika memasuki Kota Madinah, utusan itu bertanya kepada para penduduk, “Di mana raja kalian?”

Orang-orang menjawab, “Kami tidak mempunyai raja, tetapi kami mempunyai seorang amir. Saat ini dia sedang keluar ke pinggir Madinah.”

Kemudian, utusan kaisar Romawi itu pergi mencari Umar bin Khattab. Ketika berjumpa dengan sang Khalifah, utusan Romawi itu memandang Umar bin Khattab sedang tidur di bawah terik matahari.

Umar bin Khattab meletakkan tongkatnya seperti bantal. Keringat bertumbangan dari dahinya, apalagi mungkin sudah membasahi tanah.

Utusan kaisar Romawi itu kaget memandang Umar bin Khattab yang menjadi pemimpin tertinggi umat Islam dalam keadaan seperti itu. Sang khalifah tanpa pengawalan dan tanpa kemewahan.

Dengan hati yang intens utusan kaisar Romawi itu berkata, "Seseorang yang kehebatannya telah membikin raja-raja tidak tenang, padahal keadaannya sederhana seperti ini.

Akan tetapi, lantaran engkau telah melakukan adil, maka engkau merasa kondusif dan bisa tidur dengan nyenyak."

Selengkapnya