Kincai Media,JAKARTA -- Hawa hasrat yang dibiarkan bersarang dan menguasai hati dapat menjadi penghalang seseorang dalam meraih instruksi Allah SWT. Syekh Ibnu Athaillah as-Sakandari dalam buku Al-Hikam menggambarkan kelezatan hawa hasrat yang bersarang di dalam hati sebagai pandemi rapuh yang perlahan dapat menutupi cahaya hati.
"Kelezatan hawa hasrat yang bersarang di dalam hati merupakan pandemi yang sangat berbahaya." (Syekh Ibnu Athaillah, Al-Hikam)
Penyusun dan Penerjemah Al-Hikam, D A Pakih Sati Lc menerangkan maksud Syekh Athaillah mengenai hasrat yang bersarang di dalam hati bagai pandemi berbahaya.
Menurutnya, jangan sampai hati anda dipenuhi oleh hawa nafsu. Jangan sampai hawa hasrat menguasai dan selalu memerintahkan anda berbuat maksiat. Jika keadaan ini dibiarkan begitu saja maka akan menutupi cahaya hati anda. Sehingga, anda buta dan tidak bisa lagi menggapai instruksi Allah SWT.
Nafsu itu ibarat benalu, yang jika dibiarkan hidup di suatu pohon maka akan merusak dan membikin pohon tersebut tidak bisa hidup lagi. Apakah anda mau hidup
dalam kesesatan dan kemaksiatan? Sehingga Anda cuma mendapatkan kesengsaraan dalam hidup ini.
Tentu tidak ada seorang Muslim pun yang menginginkan hidup sengsara. Jadi, bersihkan hati anda dari kuasa hasrat sehingga tidak menjadi sarang segala bentuk keburukan, seperti dendam, dengki, fitnah, dan lain sebagainya.
Jangan biarkan hati berkarat. Jika karat hati statis sedikit, mungkin gampang dibersihkan. Namun jika karat tersebut sudah lama, anda akan sangat kesulitan membersihkannya.
"Tidak ada yang bisa mengeluarkan syahwat dari hati, kecuali rasa takut yang menggetarkan dan rasa kangen yang merisaukan." (Syekh Ibnu Athaillah, Al-Hikam)
Hati yang dipenuhi oleh hasrat syahwat akan selalu mendorong pemiliknya untuk berbuat berbagai maksiat dan kejahatan. Nafsu tersebut cuma bisa diusir dengan rasa takut yang luar bisa kepada Allah SWT.
Kamu mesti merasa takut terhadap intimidasi Allah SWT dan neraka-Nya. Ingatkan selalu diri anda bahwa jika anda berbuat kemaksiatan dan tidak segera bertaubat kepada-Nya dengan sebenar-benarnya, maka segala kenikmatan yang anda dapatkan di bumi ini akan dicabut dengan segera, dan api neraka yang menyala-nyala siap membakar anda.