Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, KH Zainut Tauhid Saadi.
Kincai Media,JAKARTA -- Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, KH Zainut Tauhid Sa'adi meminta umat Islam tidak melupakan kondisi penduduk Gaza, Palestina. Menurut dia, hingga kini warga Gaza masih belum merdeka dan hidup dalam beragam keterbatasan.
Hal itu disampaikan Zainut saat audiensi dengan Republika di kantornya, Matraman, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Ia juga mendukung aktivitas pameran dan bahasan yang akan digelar Republika melalui "Art and Resilience: Sumud of Palestine" di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 29-31 Oktober 2026.
Zainut menilai aktivitas tersebut tidak sekadar untuk balik mengadopsi isu Palestina, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga ingatan publik terhadap kondisi penduduk Gaza.
"Ini tidak sekadar aktivitas untuk meramaikan isu Palestina, tapi juga membangun memori publik agar penduduk diingatkan bahwa ada kerabat kita yang sampai saat ini nasibnya belum merdeka," ujar Zainut.
Menurut dia, upaya menjaga perhatian terhadap Palestina merupakan bagiankecil dari tanggung jawab bangsa Indonesia yang sejak mula memberikan sokongan terhadap kemerdekaan Palestina.
"Dan itu merupakan bagiankecil tanggung jawab kita sebagai bangsa Indonesia yang sedari mula memberikan sokongan penuh terhadap kemerdekaan Palestina," katanya.
Zainut juga mengapresiasi beberapa aktivitas Republika yang tidak cuma menghadirkan laporan jurnalistik mengenai Palestina. Menurut dia, pengalaman langsung dua jurnalis Republika yang mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla memberikan arti yang lebih mendalam.
"Beberapa aktivitas juga aku kira ini tidak cuma sekadar laporan jurnalistik, tapi benar-benar memiliki arti yang sangat dalam karena dialami langsung," ujar dia.
Kegiatan "Art and Resilience: Sumud of Palestine" sendiri dirancang sebagai ruang yang mempertemukan cerita, seni, memori, dan harapan tentang Palestina. Kegiatan tersebut antara lain menghadirkan pameran foto karya fotografer Republika Thoudy Badai dari dua misi Global Sumud Flotilla di Tunisia dan Turki, diskusi, sesi berbagi pengalaman dua jurnalis Republika, pagelaran seni, instalasi seni, dan pemutaran sinema dokumenter.
Selain itu, aktivitas tersebut juga membuka ruang partisipasi publik melalui aksi bantuan dan lelang karya. Salah satunya instalasi seni berupa kanvas dengan cap tangan peserta yang akan dilelang setelah kegiatan, dengan akibatnya didonasikan untuk mendukung Palestina.
Zainut mengatakan, Baznas sendiri selama ini dipercaya penduduk untuk mengelola biaya titipan, terutama untuk membantu penduduk yang membutuhkan.
"Baznas sendiri juga alhamdulillah juga dipercaya oleh publik untuk mengelola dana-dana titipan penduduk utamanya untuk perbaikan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain untuk membantu penduduk yang membutuhkan," kata Zainut.