Pelajaran Mengelola Harta dari Nabi Muhammad SAW, Ini Penjelasannya

Intisari Islam oleh Waktu baca 2 menit 501x dilihat
Pelajaran Mengelola Harta dari Nabi Muhammad SAW, Ini Penjelasannya

Bagikan Postingan

Pelajaran Mengelola Harta dari Nabi Muhammad SAW, Ini Penjelasannya. As Safiyyah Museum and Park menggambarkan hayat manusia, deskripsi kiamat, surga, dan neraka hingga histori hidup Nabi Muhammad, Rabu (17/6/2026). Museum di Madinah, Arab Saudi ini menjadi salah satu destinasi kunjungan jamaah haji Indonesia.

Kincai Media, JAKARTA -- Rasulullah SAW memiliki beragam sumber pendapatan yang diperoleh dan diberikan kepada keluarga, umat, dan negara. Meski Rasulullah merupakan pribadi yang dermawan, Nabi juga mengajarkan cara mengontrol pengeluaran dalam membelanjakan harta.

Abdul Fattah As-Samman dalam buku Harta Nabi menerangkan sejumlah metode Nabi mengontrol pengeluaran. Misalnya, Nabi Muhammad SAW berbuat kontrol pengeluaran ketika istri-istri beliau menuntut tambahan nafkah, sebagaimana dijelaskan dalam ayat tentang perintah memilih. Beliau juga mengontrol pengeluaran ketika putrinya pernah meminta dibelikan budak pelayan.

Selain itu, beberapa wasiat Nabi tentang perilaku hemat dalam urusan rumah tangga merupakan metode Nabi mengajarkan pengelolaan harta. Adapun karena Nabi tidak mengabulkan permintaan para istri yang menuntut tambahan nafkah dilukiskan Allah dalam Surat Al-Ahzab ayat 28–29.

Artinya, “Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, ‘Jika Anda menginginkan hayat di bumi dan perhiasannya, maka kemarilah agar kuberikan kepadamu mut’ah dan aku ceraikan Anda dengan metode yang baik.’ Dan jika Anda menginginkan Allah dan utusan Allah dan negeri akhirat, maka sesungguhnya Allah menyediakan pahala yang besar bagi siapa saja yang berbuat baik di antara kamu.”

Namun, ada tiga hal yang perlu dipahami dalam memahami dalil di atas.

sumber : Pusat Data Republika

Artikel Lainnya Intisari Islam
↑
Close Right Ads
Close Left Ads