Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah menguji coba program baru, yang memperbolehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja dekat dari rumah. Aturan ini memungkinkan para ASN untuk bekerja dekat dengan domisili rumah, sehingga tidak mengurangi produktivitas kerja.
Disampaikan Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, program ini bermaksud agar PPPK dan PNS dapat menghemat biaya. Diharapkan pula agar patokan bisa bekerja dari dekat rumah membikin mereka lebih nyaman, sehingga menjadi terobosan menuju birokrasi yang fleksibel, Bunda.
"BKN mendekatkan ASN pada keluarganya, pada domisilinya, insyaallah sudah bakal bisa kita dekatkan ASN kita," kata Zudan dalam unggahan video di akun Instagram resmi BKN dikutip dari detikcom.
BKN jadi uji coba
Sementara ini, program uji coba bakal diterapkan pada ruang lingkup BKN. Setelah itu, dia berambisi dapat dilanjutkan pada Kementerian/ Lembaga hingga ke pemerintah daerah.
"Ini untuk BKN saja dulu, kelak mudah-mudahan bisa menginspirasi Kementerian, Lembaga, Provinsi, dan Kabupaten/Kota, sehingga bisa menjadi aktivitas nasional," ucapnya.
Alasan diberlakukan patokan ASN kerja dari rumah
Dijelaskan lebih lanjut oleh Zudan, program ini diputuskan untuk dicoba sebagai jawaban dari keresahan ASN yang memikul tanggung jawab sebagai orang tua. Harapannya, kebijakan kerja dari dekat rumah bisa memberikan keleluasaan untuk mengurus anak, dan mengurangi pengeluaran sehari-hari.
Bagaimana penghematan menjadi krusial untuk dilakukan?
LANJUTKAN MEMBACA KLIK DI SINI!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·