Jakarta -
Kartu ulang tahun mungkin kelihatan seperti barang sederhana yang cuma digunakan untuk menyampaikan ucapan. Namun, bagi sebagian orang, kartu ulang tahun yang diterima justru bisa menjadi barang bermutu yang terus disimpan, Bunda.
Bagi orang-orang ini, membuangnya akan terasa seperti melepaskan sebuah kenangan. Kartu tersebut mungkin tak cuma menyimpan pesan, tapi juga momen yang membuatnya memiliki harga emosional lebih dari sekadar barang biasa.
Ya, orang yang menyimpan kartu ulang tahun durasi mungkin memiliki karena emosional di balik kebiasaan tersebut. Namun, kebiasaan ini sering kali tidak dianggap krusial bagi mereka.
"Sebagai psikolog konseling, aku melihat bahwa tidak semua hal yang disimpan seseorang itu mungkin krusial baginya," kata psikolog Divya Mohindroo, dilansir laman Times of India.
Perlu diketahui, kebahagiaan tidak berkolerasi dengan harta barang yang dimiliki seseorang. Ketika hidup berubah, orang-orang mencoba menyimpan barang-barang agar merasa memiliki kendali sebagai metode untuk menjaga keseimbangan emosional.
Teori di balik karena menyimpan kartu ulang tahun lama
Terdapat beberapa teori di balik karena seseorang menyimpan kartu ulang tahun lama, Bunda. Teori pertama adalah teori penghindaran kerugian, yaitu sebuah hakikat teori prospek yang dikembangkan oleh Daniel Kahneman dan Amos Tversky.
Teori ini mengungkapkan bahwa orang merasakan sakit kehilangan sesuatu jauh lebih besar daripada kebahagiaan mendapatkan sesuatu yang baru. Menurut psikolog, menyimpan kartu ulang tahun maupun surat dari masa kemudian merupakan respons emosional yang dianggap normal.
Ada juga teori keterikatan. Teori yang dikembangkan oleh John Bowlby ini menerangkan bahwa orang lebih terikat pada barang-barang berarti daripada hubungan dengan orang lain.
Selain kartu ucapan ulang tahun, terkadang orang juga menyimpan baju orang tua mereka, mainan masa kecil, maupun surat cinta karena merasa terikat. Padahal, orang yang memberikan barang-barang tersebut mungkin sudah tidak ada lagi dalam hidup mereka.
Ciri kepribadian orang yang gemar menyimpan kartu ulang tahun lama
Orang-orang yang gemar menyimpan kartu ulang tahun durasi sering kali merasa bahwa tidak ada garansi pemberinya akan mencintai mereka selamanya. Orang-orang ini lantas menyimpan sesuatu yang mereka tahu tidak akan pernah meninggalkan mereka, Bunda.
Kartu-kartu ini dapat membantu seseorang pada saat mereka kesunyian maupun cemas. Orang-orang dengan sigar seperti itu biasanya memiliki ciri khas kepribadian yang khas, yakni:
- Mereka memiliki ingatan emosional yang kuat.
- Mereka menghargai hal-hal yang terasa bermakna.
- Mereka melihat sepertiapa kenangan-kenangan itu berpartisipasi dalam membentuk siapa diri mereka sekarang.
- Mereka mau merasakan nostalgia maupun pengalaman emosional yang menyatukan mereka dengan hayat masa kemudian dan orang-orang yang telah berbareng mereka selama ini.
- Mereka mau menyimpan pengingat nyata tentang hal-hal yang mereka syukuri, meski itu memakan lebih banyak tempat.
Fenomena menyimpan kartu ucapan ulang tahun durasi bisa jadi merupakan efek endowmen. Teori ini mengungkapkan bahwa orang memberikan harga yang lebih tinggi pada barang karena mereka memilikinya.
Mengumpulkan semua kartu ulang tahun di satu tempat dan melihatnya bersama-sama dapat menciptakan fluktuasi perspektif, Bunda. Sebelum membuka kartu, kita dapat selesai sebentar dan memahami dengan jelas niat dari diri sendiri.
Perhatikan bagaimana perasaan kita saat membaca kartu dan sebutkan emosi tersebut. Percayalah pada respons tubuh dan emosi yang keluar saat membaca balik isi surat-surat ini, Bunda. Terkadang, melihat balik kartu ulang tahun durasi dapat menciptakan keajaiban kenangan yang bermakna.
Demikian karena di balik orang yang gemar menyimpan kartu ulang tahun lama. Semoga keterangan ini berguna ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)