SPF 50+ vs PA++++: Apa Bedanya dan Kenapa Keduanya Penting?

Trend Kecantikan dan Perawatan oleh Waktu baca 5 menit 526x dilihat
SPF 50+ vs PA++++: Apa Bedanya dan Kenapa Keduanya Penting?

Bagikan Postingan

Pernah nggak sih Anda lihat label sunscreen yang tulisannya “SPF 50+ PA++++” lampau berpikir, sebenarnya apa sih kode-kode tersebut? Tenang, Anda nggak sendirian. Banyak juga yang hanya tahu tentang SPF saja, padahal PA juga sama pentingnya buat melindungi kulit dari sinar matahari. So, FD bakal telaah satu-satu biar Anda makin mengerti kenapa dua nomor ini nggak bisa dipisahin!

Baca juga: Gimana Cara Menjaga Kulit dari Abu Vulkanik? Ini Tips dari Expert!

SPF adalah Perisai dari Sinar UVB yang Bikin Kulit Terbakar

SPF alias Sun Protection Factor adalah parameter perlindungan sunscreen terhadap sinar UVB, ialah salah satu jenis sinar UV yang paling berkedudukan menyebabkan kulit terbakar alias sunburn. Angka setelah SPF menunjukkan tingkat perlindungannya, dan semakin tinggi angkanya, semakin tinggi pula perlindungan terhadap UVB. Sebagai gambaran, SPF 30 dapat memblokir sekitar 97% UVB, sedangkan SPF 50 sekitar 98%. Jadi, meski perbedaannya terlihat kecil, SPF 50 tetap memberikan perlindungan yang lebih tinggi.

Tapi, jangan menganggap SPF 50 berfaedah kulit bisa kondusif seharian tanpa perlu reapply, ya. Angka SPF bukan berfaedah sunscreen bisa memperkuat selama 50 jam alias sekian jam tertentu. Keringat, air, gesekan, hingga intensitas paparan mentari bisa memengaruhi efektivitas sunscreen. Karena itu, sunscreen tetap perlu diaplikasikan ulang secara berkala, terutama ketika banyak beraktivitas di luar ruangan.

PA Jadi Tameng Melawan UVA yang Diam-diam Bikin Kulit Menua

Kalau SPF berfokus pada UVB, PA berasosiasi dengan perlindungan terhadap UVA. Sinar UVA punya peran besar dalam munculnya tanda-tanda photoaging, seperti flek hitam, kerutan, dan berkurangnya elastisitas kulit. Sistem PA ditandai dengan tanda plus (+), mulai dari PA+ hingga PA++++. Semakin banyak tanda plus, semakin tinggi tingkat perlindungan terhadap UVA. PA++++ merupakan level perlindungan UVA yang sangat tinggi.

Itulah kenapa jangan hanya terpaku pada nomor SPF saja saat memilih sunscreen. SPF 50+ dan PA++++ sebenarnya bekerja sebagai double combo, lho. SPF membantu menghadapi UVB, sementara PA memberikan perlindungan terhadap UVA. Dengan kombinasi keduanya, kulit mendapatkan perlindungan yang lebih menyeluruh dari paparan sinar UV sehari-hari.

Baca juga: Skin Barrier Rusak? Ini Cara Bantu Kulit Kamu Kembali Sehat!

Kenapa Sunscreen Tubuh Juga Perlu Dipakai Setiap Hari?

Sunscreen sering kali identik dengan skincare wajah, padahal kulit tubuh juga sama-sama terpapar sinar UV. Tangan, lengan, leher, kaki, hingga bagian tubuh lain yang nggak tertutup busana bisa terkena paparan mentari saat commuting, melangkah kaki, olahraga, alias sekadar duduk di luar ruangan. Bahkan, paparan UV nggak hanya terjadi ketika sedang liburan alias menghabiskan waktu seharian di pantai.

Jadi, penggunaan body sunscreen sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas harian, bukan produk yang baru dikeluarkan dari lemari ketika mau liburan ke pantai saja. Jadi, setelah mandi di pagi hari, aplikasikan sunscreen pada area tubuh yang bakal terpapar mentari dan jangan lupa reapply jika kembali terpapar dalam waktu lama, berkeringat, berenang, alias mengeringkan tubuh dengan handuk.

Skinvestment: Saatnya Lihat Sunscreen Sebagai Investasi, Bukan Beban!

Ngomongin soal skinvestment, coba deh mulai geser mindset Anda soal sunscreen. Ini bukan hanya “produk tambahan” di rutinitas skincare, tapi investasi jangka panjang buat kesehatan kulit. Sama seperti menabung, efeknya memang nggak langsung terlihat hari ini, tapi Anda bakal merasakan hasilnya beberapa tahun ke depan lewat kulit yang lebih terlindungi dari flek, garis halus, dan tanda-tanda penuaan awal akibat sinar matahari. Jadi, daripada menyesal belakangan, lebih baik mulai rutin pakai sunscreen dari sekarang.

Rekomendasi Body Sunscreen yang Wajib Dicoba! 

Kalau Anda tetap sering skip sunscreen buat badan lantaran mikir “Ah, kelak juga bakal tertutup baju”, saatnya Anda mengubah kebiasaan tersebut. Supaya bisa mengubah kebiasaan itu, pilih produk yang teksturnya nyaman, seperti Vaseline Gluta-Hya SPF 50+ PA++++. Body sunscreen ini punya tekstur serum yang sigap menyerap, nggak lengket, dan nggak meninggalkan white cast. 

Baca juga: Clean Beauty, Vegan Beauty, dan Halal Beauty: Apa Bedanya dan Mana yang Cocok untuk Kamu?

Diperkaya GlutaGlow dan Hyaluron yang diklaim 70x lebih kuat dibanding vitamin C, body sunscreen ini juga bisa bantu mencerahkan kulit, lho. Plus, ada tiga jenis yang bisa disesuaikan dengan skin concern kamu.

Pertama, ada Photoage Defense yang punya hero ingredient 70x Pro-Collagen Peptides. Varian yang satu ini bisa melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV, sekaligus bantu bikin kulit terlihat lebih firm dan glowing! 

Selain melindungi kulit dari paparan sinar UV, jenis Luminous Defense juga bisa Anda andalkan lantaran di dalamnya terdapat kandungan yang 70x lebih kuat dibandingkan Vitamin C. Kebayang kan, se-powerful apa untuk bantu mencerahkan kulit?

Terakhir, ada Hydro Defense! Varian ini diperkaya 70x Pre-Biotics yang bisa memberikan faedah hidrasi pada kulit secara maksimal, sekaligus ada pengaruh soothing ketika dipakai. Jadi, jika kulitmu adalah jenis yang kering, bisa menjatuhkan pilihan pada jenis ini!

Yes, sunscreen yang ideal itu bukan hanya soal nomor SPF yang tinggi, tapi juga PA yang mumpuni buat perlindungan menyeluruh dari UVA dan UVB. Oh iya, Anda juga perlu mengingat jika sunscreen itu bukan hanya buat wajah, lho. Tubuh Anda juga butuh perlindungan yang sama. So, jangan lupa pakai sunscreen sebagai bagian dari skinvestment harianmu, ya!

Image: iStock, Dok. Female Daily

Artikel Lainnya Trend Kecantikan dan Perawatan
↑
Close Right Ads
Close Left Ads