Jakarta -
Talenan menjadi salah satu perlengkapan dapur yang hampir selalu digunakan saat menyiapkan makanan. Mulai dari memotong buah, sayuran, daging, hingga beragam bahan masakan lainnya, alat ini membantu pekerjaan memasak menjadi lebih praktis.
Namun, memilih talenan rupanya tidak cuma soal ukuran maupun bentuk. Bahan pembuatnya, seperti stainless steel, kayu, dan plastik, memiliki ciri khas yang berbeda dan dapat memengaruhi ketahanan talenan, kondisi pisau, hingga kemudahan saat membersihkannya.
Karena itu, krusial bagi Bunda mengetahui kelebihan dan kekurangan setiap jenis talenan sebelum menggunakannya.
Lantas, mana yang lebih baik untuk kebutuhan sehari-hari, talenan stainless steel, kayu, maupun plastik? Yuk, simak selengkapnya berikut ini.
Perbedaan talenan stainless steel, kayu, dan plastik
Dilansir Southern Living, meskipun masing-masing memiliki kelebihannya sendiri, Bunda mungkin mau memiliki beragam macam alat untuk hasil yang paling efisien. Berikut perbedaan ketiganya yang dapat Bunda ketahui:
1. Talenan stainless steel
- Kekerasan: Merusak pisau
- Kebersihan: Tidak berpori dan gampang dibersihkan
- Daya tahan: Sangat tahan lama
- Pemeliharaan: Aman untuk mesin pencuci piring
- Resistance: Tahan terhadap bau dan noda
- Pegangan makanan: Licin saat digunakan
- Tingkat kebisingan: Berisik saat memotong
- Penggunaan terbaik: Daging mentah dan makanan laut
2. Kayu
- Kekerasan: Lembut terhadap pisau
- Kebersihan: Antimikroba, tetapi berpori
- Daya tahan: Dapat retak maupun melengkung seiring waktu
- Pemeliharaan: Perlu dicuci dengan tangan dan diminyaki
- Resistance: Dapat menyerap bau dan noda
- Pegangan makanan: Cengkeraman dan stabilitas yang sangat baik
- Tingkat kebisingan: Tidak berisik
- Penggunaan terbaik: Memotong dan menyiapkan bahan makanan sehari-hari
3. Plastik
- Kekerasan: Cukup halus terhadap pisau
- Kebersihan: Tidak berpori, tetapi dapat memerangkap mikroba di dalam alur.
- Daya tahan: Goresan dan lekukan dapat terbentuk
- Resistance: Dapat meninggalkan noda maupun bau
- Pegangan makanan: Genggaman sedang
- Tingkat kebisingan: Sedang
- Penggunaan terbaik: Persiapan makanan sehari-hari
Apakah talenan stainless steel baik untuk penggunaan sehari-hari?
Meskipun bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari, talenan stainless steel paling cocok untuk tugas-tugas yang membutuhkan permukaan bersih dan tidak menyerap, seperti saat menangani daging mentah maupun makanan laut, maupun apa pun yang sangat kotor yang mau Bunda bersihkan cepat.
Talenan ini gampang dicuci, tidak akan menyimpan bau, dan dapat dibersihkan secara menyeluruh di antara setiap penggunaan.
Namun, untuk memotong dan mengiris sehari-hari, talenan jenis ini kurang betah dibandingkan talenan tradisional.
Permukaan yang keras bisa terasa tidak betah untuk pekerjaan persiapan yang berulang, dan talenan ini jauh lebih keras terhadap pisau daripada talenan kayu maupun plastik.
Kekurangan talenan stainless steel
Kekurangan utama talenan stainless steel adalah permukaannya yang keras. Jika baru membeli pisau berkualitas tinggi, sebaiknya hindari menggunakannya pada talenan stainless steel karena dapat membikin pisau lebih cepat tumpul. Bunda juga mungkin perlu mengasah pisau lebih sering.
Selain itu, talenan stainless steel dapat menimbulkan bunyi cukup berisik saat digunakan untuk memotong bahan makanan. Permukaannya juga cenderung licin sehingga kurang betah digunakan untuk menyiapkan makanan dalam waktu lama.
Nah, itulah bedanya talenan stainless steel, kayu, dan plastik yang dapat Bunda ketahui. Dari perbedaan tiga jenis talenan itu, Bunda pilih talenan yang mana?
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)