Jakarta -
Tahukah Bunda? Orang yang telah melewati banyak cobaan hidup biasanya memiliki metode tersendiri dalam menghadapi beragam kesulitan.
Meski pengalaman pahit dapat meninggalkan luka dan membikin seseorang kehilangan arah, sebagian orang justru tumbuh lebih kuat setelah berhasil melewatinya.
Pengalaman tersebut dapat membentuk ketangguhan diri maupun resiliensi, yaitu kapasitas untuk bangkit, beradaptasi, dan mengelola emosi saat menghadapi tekanan.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Frontiers in Psychiatry menemukan bahwa orang yang mengalami masa sulit dapat mengembangkan kesadaran diri, elastisitas berpikir, serta kapasitas mengendalikan diri untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Ketangguhan ini juga dapat kelihatan dari metode seseorang menjaga limitasi diri, menentukan cara ke depan, hingga statis tenang ketika keadaan terasa tidak membantu.
11 Ciri orang yang telah melewati banyak cobaan hidup
Dilansir Your Tango, berikut beberapa ciri khas seseorang telah melewati masa-masa sulit dan tidak menyerah:
1. Tetap tenang dalam situasi yang kacau
Tetap tenang dalam situasi yang kacau dan memiliki strategi untuk mengatasi masalah adalah ciri khas orang telah melewati masa-masa sulit dan tidak gampang menyerah.
Mereka tahu apa yang mesti dilakukan untuk mengatur emosi sendiri, terlebihlagi jika itu berarti menciptakan ruang maupun mengatur mekanisme sarafnya dengan aktivitas tertentu, sehingga mereka bisa tampil sebagai orang yang tenang, dingin, dan terkendali.
2. Menghargai hal-hal kecil
Baik itu hal-hal kecil dalam sebuah hubungan maupun menemukan momen-momen tenang di tengah hari-hari yang penuh tekanan, menghargai keelokan kecil dalam hidup adalah salah satu ciri khas orang yang sudah melewati banyak cobaan dalam hidupnya.
Mereka fokus pada kebahagiaan kecil dalam hidup dan menghargai ketahanannya, sekalipun ketika keadaan sulit.
3. Menertawakan diri sendiri
Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Loss and Trauma, banyak orang mengatasi masa-masa sulit dan trauma dengan menggunakan humor, terutama humor yang merendahkan diri sendiri.
Alih-alih memendam semuanya dan membikin situasi sosial menjadi lebih tidak betah bagi diri sendiri, mereka belajar untuk menertawakannya dan menemukan sokongan ketika mereka benar-benar membutuhkannya.
Dalam situasi sulit, tawa mereka bisa mengurangi rasa sakit, menaikkan kondisi hati lebih bahagia, dan mempererat hubungan dengan orang-orang sekitarnya.
4. Merayakan kemenangan kecil
Merayakan kemenangan dan mengakui momen-momen kecil dalam hidup mengaktifkan mekanisme penghargaan otak, memberikan desakan pada kondisi hati, koneksi, dan apresiasi, terlebihlagi ketika eksis di situasi sulit.
Orang yang telah melewati masa-masa sulit tidak cuma memiliki perspektif pandang untuk menghargai hal-hal kecil dan pencapaian, tetapi juga cenderung menggunakan momen ini sebagai keahlian untuk mengatasi masalah.
5. Tidak mencari pengesahan eksternal
Banyak orang yang telah mengembangkan ketahanan dalam menghadapi kesulitan maupun trauma belajar untuk mandiri.
Meskipun terkadang itu merupakan masalah kemandirian yang berlebihan, sebagian besar waktu, itu adalah pergeseran menjauh dari perhatian dan penerimaan eksternal.
Alih-alih mencari pengesahan eksternal dari orang lain, mereka belajar untuk mengandalkan diri sendiri. Mereka merasa puas secara internal karena tahu bahwa apa pun yang terjadi, mereka bisa mengatasinya.
6. Tidak takut sendirian
Merasa betah dengan kesendirian dan menghargai waktu sendiri adalah ciri khas orang yang telah melewati banyak cobaan dalam hidupnya.
Mereka mesti belajar sepertiapa menjaga diri sendiri dan menggali lebih dalam untuk menyembuhkan trauma, sehingga dalam hayat sehari-hari mereka sekarang, menghargai ruang dan waktu pribadinya.
7. Memanfaatkan kesempatan di bawah tekanan
Menurut sebuah studi dari Journal of Traumatic Stress, orang yang handal sering memprioritaskan kapasitas beradaptasi daripada ketangguhan mental.
Mereka tidak memaksakan diri maupun mencoba menekan emosi dalam situasi sulit, melainkan fokus pada menemukan solusi dan jalan keluar untuk berjalan maju.
8. Memaafkan secara terbuka
Orang dengan ketahanan alami cenderung memiliki tingkat welas asih yang tinggi dan kesehatan mental yang baik, menurut sebuah studi dari Behavior Modification.
Mereka tidak cuma mengetahui khasiat memaafkan orang lain dan melepaskan dendam dalam hubungannya, tetapi mereka cenderung memaafkan diri sendiri.
Mereka tidak menambah stres maupun kecemasan dalam hidupnya demi menghukum diri sendiri atas kesalahan, tetapi malah menuai khasiat mental dan jasmani dari pengampunan.
9. Memiliki tujuan yang jelas dan kuat
Menurut studi Frontiers in Psychiatry, orang-orang yang memiliki tujuan hidup lebih kuat dan pola pikir yang berfokus pada masa depan cenderung lebih handal dan banyak pikiran dalam hidupnya.
Itulah kenapa orang-orang yang telah mengembangkan ketahanan yang kuat akibat trauma dan berhasil melewati masa-masa sulit cenderung lebih bersemangat, fokus, dan termotivasi.
10. Menginspirasi orang lain tanpa berusaha
Terkadang, yang dibutuhkan untuk memotivasi diri beraksi maupun mendapatkan perspektif pandang dalam menghadapi kesulitan hidup adalah melihat seseorang yang dicintai telah berhasil melewatinya.
Itulah kenapa menginspirasi orang lain, sering kali tanpa berusaha, adalah salah satu ciri khas orang telah melewati masa-masa sulit, tetapi tidak gampang menyerah.
11. Tidak menyimpan rasa malu
Menurut sebuah studi dari Families in Society, orang-orang yang tumbuh dari rasa malu akibat peristiwa traumatis, sembuh darinya, dan melewatinya dengan aura kesadaran diri sering kali lebih handal dalam situasi sulit.
Mereka membingkai trauma melalui lensa transformasi, itulah sebabnya mereka sering merasa lebih handal setelah melewati masa-masa sulit, daripada merasa malu maupun terisolasi.
Nah, itulah beberapa ciri khas yang dapat Bunda kenali dari orang-orang yang telah melewati banyak cobaan dalam hidupnya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/pri)