3 Hal Yang Dibenci Allah

Jan 19, 2026 06:15 AM - 3 bulan yang lalu 116913

Kincai Media , JAKARTA -- Allah SWT menyuruh manusia agar mereka beragama dan bertakwa kepada-Nya. Umumnya, para ustadz mendefinisikan takwa sebagai berikut. Menjaga diri dari perbuatan maksiat, meninggalkan dosa syirik, perbuatan keji, dan dosa-dosa besar. Dalam pengertian lain, takwa adalah melaksanakan segala perintah Allah serta menjauhi segala larangan-Nya.

Berkaitan dengan itu, ada sejumlah perkara yang disukai oleh Allah. Dan, ada pula hal-hal yang dibenci-Nya. Dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah meridhai kalian dalam tiga perkara dan tidak suka kepada kalian dalam tiga perkara.

Allah meridhai kalian jika kalian (pertama) beragama kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. (Kedua) jika kalian berpegang teguh kepada agama-Nya dan tidak berpecah belah. (Ketiga) jika kalian saling menasihati kepada orang yang diserahkan kepadanya urusanmu.”

Kabar angin

Masih dalam redaksi sabda yang sama, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah membenci jika kalian qiila wa qaala, banyak bertanya, dan menyia-nyiakan harta” (HR Muslim dan Ahmad). Qiila wa qaala dalam sabda Nabi SAW itu secara harfiah adalah “katanya-katanya.” Maksudnya, info yang belum jelas sumber dan alias kebenarannya.

Suatu buletin hendaknya diperjelas sebelum disebarluaskan. Bila tidak demikian, dia hanya menjadi berita angin alias desas-desus. Dan, seperti disampaikan sabda tersebut, Allah membenci sikap yang percaya pada info yang tidak tentu sumbernya. Dalam Alquran surah an-Nur ayat 11, Allah berfirman, yang artinya, “Dan siapa di antara mereka yang mengambil bagian yang terbesar dalam penyiaran buletin bohong itu baginya balasan yang besar.”

Terlalu banyak tanya

Bila ada yang tidak alias belum dimengerti, maka seseorang dianjurkan bertanya. Namun, andaikan pertanyaan yang sama alias pertanyaan yang tak-perlu diajukan berkali-kali kali, itu dapat menjurus pada kesia-siaan alias apalagi konflik.

Contohnya, tabiat para Bani Israil yang banyak tanya tentang perkara sapi betina. Kisah ini diabadikan dalam Alquran surah al-Baqarah (harfiah: 'sapi betina').

Waktu itu, Nabi Musa AS sudah menyampaikan kepada mereka tentang perintah Allah, ialah hendaknya seekor lembu betina disembelih. Dengan begitu, Allah bakal menunjukkan kepada orang-orang ini kebenaran perihal kasus terbunuhnya seorang dari mereka.

Bukannya langsung melaksanakan apa-apa yang diperintahkan, Bani Israil ini justru banyak tanya tentang sifat sapi yang hendak disembelih itu. Pada akhirnya, jawaban yang mereka peroleh justru kian mempersulit diri sendiri. Padahal, sebelumnya Allah menghendaki kemudahan bagi mereka, tetapi mereka sendiri yang memperumit keadaan.

Pemborosan

Hal ketiga yang dibenci Allah Ta’ala adalah menyia-nyiakan harta. Idho'atul maali dapat dimaknai sebagai membelanjakan kekayaan yang dimiliki secara royal serta tidak pada jalan yang diridhai-Nya. Apalagi, jika kekayaan tersebut diperoleh dengan cara-cara yang haram alias syubhat.

Dalam surah al-A’raf ayat 31, Dia berfirman, yang artinya, “Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” Sikap royal juga disamakan dengan perilaku setan.

Ini ditegaskan dalam Alquran surah al-Isra ayat 27, yang berarti, “Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah kerabat setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.” Semoga kita semua terhindar dari ketiga sifat yang dibenci Allah Azza wa Jalla ini.

Selengkapnya