5 Perbedaan Doctor X Versi Korea dan Jepang, dari Karakter hingga Alur Cerita

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 5 menit 118x dilihat
5 Perbedaan Doctor X Versi Korea dan Jepang, dari Karakter hingga Alur Cerita

Bagikan Postingan

Doctor X: The Age of the White Mafia mendapat sorotan setelah tayang perdana pada mula Oktober 2026. Serial ini berhasil menduduki peringkat angka satu dalam kategori Netflix Global Top 10 Non-English Shows selama minggu pertama penayangannya. 

Dilansir halaman Starnews, drama Korea Selatan yang diperankan Kim Ji Won ini telah menggaet 4,6 juta pemirsa serta masuk dalam sepuluh besar di 36 negara. Bahkan, serial ini berhasil menjadi peringkat satu di tujuh negara, termasuk Korea Selatan, Indonesia, Filipina, dan Thailand.

Doctor X: Age of the White Mafia bercerita tentang  ahli operasi jenius disebut Gye Su Jeong. Ia ditempatkan di Rumah Sakit Universitas Guseo untuk mengisi kekosongan bedah. Serial ini menyoroti kisah Gye Su Jeong dalam mengungkap beragam isu di rumah sakit tempatnya bekerja. Ia menghadapi ketidakadilan di rumah sakit dan mengungkap korupsi di sana.


Doctor X: The Age of the White Mafia merupakan varian remake dari serial Jepang Doctor X: Surgeon Michiko Daimon. Penayangan drama Korea tersebut tidak terlepas dari perhatian penggemar.

Tidak sedikit pemirsa yang membandingkan Doctor X versi Korea dengan varian Jepang sebagai serial aslinya. Lantas apa saja perbedaan Doctor X varian Korea dan Jepang? Yuk, Bunda, simak keterangan lengkapnya.

Karakter figur utama Doctor X varian Korea dan Jepang

Salah satu perbedaan yang menonjol dari Doctor X varian Korea dan Jepang adalah karakter figur utama. Doctor X: The Age of the White Mafia menampilkan Kim Ji Won sebagai Gye Su Jeong. Sementara Doctor X: Surgeon Michiko Daimon diperankan oleh Ryoko Yonekura sebagai Michiko Daimon.

Meskipun Gye Su Jeong dan Michiko Daimon sama-sama berpartisipasi sebagai ahli beda, namun keduanya memiliki ciri khas yang berbeda. 

Michiko Daimon dikenal sebagai perempuan yang berdikari dan cenderung blak-blakan. Ia memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan tidak ragu untuk menyampaikan gagasannya secara terus terang.

Sementara Gye Su Jeong ditampilkan sebagai pribadi yang dingin dan cenderung tertutup. Namun, sama halnya dengan Daimon, Gye Su Jeong tidak ragu untuk menentang mekanisme rumah sakit tempatnya bekerja.

Latar perkenalan figur utama di bagian perdana

Perbedaan lain antara Doctor X varian Korea dan Jepang adalah pengenalan figur utama pada bagian pertama. Doctor X versi Jepang menampilkan Daimon menangani keadaan darurat di sebuah klub pada bagian awalnya. 

Sementara itu, Doctor X: The Age of the White Mafia memilih latar yang berbeda untuk memperkenalkan figur utama. Doctor X versi Korea menampilkan Su Jeong dan Hee Sook di sebuah aula biliar ketika seseorang membutuhkan pertolongan mendesak.

Penyajian perselisihan dan gradasi dalam cerita

Perbedaan berikutnya antara Doctor X varian Korea dan Jepang adalah metode penyajian perselisihan dan gradasi dalam cerita. Meskipun Doctor X sama-sama menyoroti perjuangan figur utama yang berupaya mengungkap politik rumah sakit, tetapi penekanan perselisihan antara dua serial itu terdapat perbedaan, seperti dikutip dari halaman DaebakDaily.

Doctor X versi Korea Selatan pada dasarnya statis menggunakan kerangka cerita yang sama dengan varian aslinya. Namun, terdapat beberapa perubahan, di antaranya sorotan tentang para buruh yang belum menerima gaji, di balik perlakuan istimewa mereka untuk pasien VIP. 

Selain itu, agenda pasien dan operasi di rumah sakit itu pun ikut terseret kepentingan klub pribadi disebut Magnolia Society.

Perubahan pemeran pendukung dalam serial Doctor-X: Surgeon Michiko Daimon dan Doctor X: Mafia in White

Doctor X: The Age of the White Mafia menghadirkan beberapa figur pendukung yang sebelumnya tampil dalam Doctor X: Surgeon Michiko Daimon. Dalam Doctor X versi Jepang ada ahli anestesi Hiromi Jonouchi yang diperankan oleh Yuki Uchida. Dalam Doctor X versi Korea, ada figur dengan peran serupa, yaitu Jo Wonjin yang diperankan Lee Jin Hee.

Selain itu, ketua rumah sakit dalam Doctor-X: Surgeon Michiko Daimon pada season 1 adalah Ryunosuke Busujima. Kemudian pada season-season selanjutnya adalah Shigekatsu Hiruma.

Doctor X varian Korea Selatan juga menampilkan ketua rumah sakit yaitu Bu Seunggwon. Baik Doctor-X: Surgeon Michiko Daimon maupun Doctor X: Mafia in White, ketua rumah sakit menjadi pihak yang membutuhkan jasa ahli operasi dari figur utama sekaligus berupaya menjaga dia statis di bawah kendali organisasi.

Salah satu pemeran pendukung yang cukup berbeda adalah pemeran imam agensi. Dilansir halaman K-Wave Insider, Doctor-X: Surgeon Michiko Daimon, pemeran imam agensi Ittoku Kishibe yang diperankan Akira Kanbara.

Sementara itu, imam agensi dalam Doctor X: The Age of the White Mafia, Jang Hee Sook, yang diperankan Lee Jung Eun menampilkan hubungan yang cukup mendalam dengan pemeran utama. Dalam Doctor X versi Korea Hee-sook memiliki hubungan yang jauh lebih individual dengan Su Jeong. Su Jeong memperlakukan Hee Sook sebagai seseorang yang bisa menjadi bos, bibi, sekaligus teman.

Jumlah season Doctor X varian Korea dan Jepang

Doctor X: Surgeon Michiko Daimon tayang perdana pada tahun 2012 dengan total tayangan sebanyak tujuh season. Tidak selesai di situ, Doctor X varian Jepang ini memiliki varian sinema yaitu Doctor-X the Movie yang tayang pada 2024. 

Doctor X: The Age of the White Mafia rilis pada 9 Oktober 2026. Season 1 drama medical noir ini terdiri atas 12 episode. Belum ada konfirmasi resmi mengenai perilisan season berikutnya. Doctor X: The Age of the White Mafia dapat disaksikan di Netflix setiap Jumat dan Sabtu hingga 14 November mendatang.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads