Jakarta -
Bunda mungkin pernah memilih menonton sinema favorit yang sama berulang kali saat merasa sedih. Kebiasaan ini bisa memberikan rasa betah karena alur cerita dan karakternya sudah terasa akrab.
Kesedihan bukanlah emosi yang mesti selalu dihindari. Memahami dan menerima emosi tersebut justru dapat membantu seseorang membangun ketahanan emosional serta mengenali dirinya lebih baik.
Menariknya, kebiasaan menonton sinema yang sama saat sedih juga bisa mencerminkan ciri khas kepribadian tertentu.
7 Ciri kepribadian orang gemar nonton sinema yang sama saat sedih
Dilansir Your Tango, orang yang menonton aktivitas TV yang sama berulang kali ketika merasa sedih cenderung memiliki ciri-ciri kepribadian berikut ini:
1. Mencari pengalihan perhatian yang sehat
Terapis mungkin memperhatikan ketika seseorang sebenarnya mengandalkan pengalihan perhatian yang sehat, seperti menonton aktivitas maupun sinema yang menghibur saat mereka sedih, alih-alih langsung menggunakan strategi mengatasi masalah yang kurang sehat seperti penekanan emosi.
Mereka menggunakan pelarian sehat ke bumi fiksi maupun karya media yang bernostalgia untuk menciptakan ruang aman.
Mereka mungkin tidak secara aktif bersantai dan mengurangi perasaannya, tetapi mereka sedang mempersiapkan diri untuk merasa sedikit lebih terkendali dalam tubuh mereka dan terhubung dengan diri sendiri.
2. Memanfaatkan nostalgia untuk terhubung balik dengan diri sendiri
Nostalgia berhubungan erat dengan pengalaman kejiwaan yang disebut transportasi mental, di mana kita secara mental balik ke ingatan atau situasi tertentu.
Acara dan sinema yang membangkitkan nostalgia juga dapat secara mental membawa kita balik ke waktu maupun varian diri yang spesifik.
Bagi seseorang yang bergumul dengan kesedihan, hal itu dapat menghubungkan mereka balik dengan jati dirinya, terlebihlagi di masa-masa sulit dan frustrasi.
3. Mengenali diri sendiri dalam karakter fiksi
Banyak orang lebih menyukai aktivitas TV yang memberikan kenyamanan tertentu karena mereka merasa dipahami oleh karakter maupun alur ceritanya.
Meskipun mereka tidak berhubungan langsung dengan seseorang secara tatap muka, aktivitas TV ini memberi mereka rasa terhubung dan memiliki tempat di hati.
4. Mundur ke lingkungan yang dapat diprediksi ketika merasa cemas
Kembali menonton aktivitas favorit yang memberikan kenyamanan saat sedang sedih dapat menjadi sumber pengalihan perhatian yang sehat.
Mereka tahu apa yang diharapkan dari sebuah aktivitas dan seberapa percaya mereka terhadap karakter-karakternya, yang menenangkan mekanisme saraf mereka ketika sudah banyak hal yang terjadi.
Ruang terlindungi semacam inilah yang dapat membantu seseorang mengatasi kesedihan maupun rasa malu, tanpa takut akan apa yang akan terjadi.
5. Butuh ruang untuk menenangkan diri
Para terapis sering memperhatikan ketika seseorang membutuhkan waktu sendirian untuk menenangkan diri.
Sering kali hal itu mengenai dengan sifat introvert, di mana eksis di sekitar orang lain dapat terasa melelahkan, terlebihlagi jika mereka mencari pelarian maupun sokongan nyata.
Sebaliknya, orang-orang ini mengandalkan sinema dan aktivitas TV yang menenangkan yang membikin mereka merasa diperhatikan, tetapi tidak membutuhkan daya sosial yang aktif.
6. Ingin bersantai
Menonton sinema yang sama terasa seperti kesempatan untuk bersantai. Terutama bagi orang yang cenderung memiliki stres dalam hidupnya atau banyak tanggung jawab yang mesti dipikul.
Meskipun kita tidak perlu persetujuan untuk bersantai, terkadang isyarat media ini dapat membantu seseorang yang statis cenderung menyalahkan diri sendiri karena membutuhkan istirahat.
7. Mencari media yang menenangkan luka
Tergantung pada apa yang disengaja ditonton maupun yang memberikan kenyamanan bagi seseorang, seorang terapis mungkin akan memperhatikan apa yang sedang mereka perjuangkan maupun coba atasi.
Meskipun kita tidak selalu menemukan kenyamanan dalam aliran yang menyinggung penderitaan sendiri, seseorang mungkin mendapatkan harapan dari cerita yang sudah mereka sukai ketika balik ke realitas sendiri.
Nah, itulah beberapa ciri khas kepribadian orang gemar nonton sinema yang sama saat sedih. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/pri)