Profil Dokter Spesialis Klinik Patella: dr. Nelfidayani

Klinik Patella oleh Waktu baca 8 menit 25x dilihat
Profil Dokter Spesialis Klinik Patella: dr. Nelfidayani

Bagikan Postingan

dr Nelfidayani adalah tabib ahli kedokteran jasmani dan rehabilitasi yang tergabung dalam tim tabib Klinik Patella di Jakarta. Beliau menangani keluhan sendi dan otot, terutama nyeri dengkul dan kekurangan gerak, dengan pendekatan rehabilitasi medis yang tidak selalu bersandar pada aksi bedah.

Artikel ini merangkum profil dr. Nelfidayani, mulai dari pendidikan, sektor keahlian, kondisi yang ditangani, agenda praktik, hingga metode membikin janji.

Ringkasan Profil dr. Nelfidayani

InformasiKeterangan
Nama komplit dan gelardr. Nelfidayani, Sp.KFR, M.S.(K), FIPM(USG)
ProfesiDokter ahli kedokteran jasmani dan rehabilitasi, konsultan muskuloskeletal
Pendidikan tabib umumFakultas Kedokteran Universitas Indonesia, lulus 2010
Pendidikan spesialisKedokteran Fisik dan Rehabilitasi, RSCM–Universitas Indonesia
Fokus layananNyeri lutut, osteoarthritis, cedera lutut, kekakuan sendi, gangguan fungsi gerak
Jadwal praktik di Klinik Patella
  • Selasa dan Kamis pukul 16.00–20.00 WIB
  • Sabtu pukul 12.00–17.00 WIB
Kontak pendaftaranWhatsApp 0811-8124-2022

Siapa dr. Nelfidayani di Klinik Patella?

dr. Nelfidayani Klinik Patella dikenal sebagai salah satu tabib rehabilitasi medik yang menangani gangguan sendi dan otot.

Klinik Patella sendiri merupakan klinik ahli nyeri dengkul dan sendi yang berdiri sejak 2019 di Jakarta Selatan, di bawah naungan Lamina Group. Layanannya menggabungkan tiga disiplin ilmu: ortopedi, kedokteran jasmani dan rehabilitasi, serta anestesi dan pengelolaan nyeri.

Dalam formasi tim tersebut, tabib Nelfidayani di Klinik Patella mengisi peran rehabilitasi. Perannya melengkapi tabib ortopedi dan tabib anestesi yang menangani sisi lain dari keluhan yang sama.

Pasien dengan masalah dengkul dapat dinilai dari beberapa perspektif sekaligus, mulai dari struktur sendi, pengendalian nyeri, hingga pemulihan fungsi gerak.

Pengalaman dan Pendidikan dr. Nelfidayani

Pengalaman dan pendidikan dr. Nelfidayani dapat dilihat dari hierarki pendidikan formal, pelatihan lanjutan, kiprah di perkumpulan profesi, dan karya ilmiah.

Pendidikan formal

Beliau menempuh pendidikan tabib lazim di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada 2005 hingga 2010.

Setelah menjalani praktik sebagai tabib umum, beliau mengikuti pendidikan ahli Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi di RSCM–Universitas Indonesia pada 2016 hingga 2019 dan meraih gelar Sp.KFR.

Pendidikan lanjutan

Pada 2022, beliau menyelesaikan program Fellowship Interventional Pain Management dari Kolegium Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Indonesia.

Pada 2024, beliau meraih gelar subspesialis muskuloskeletal dari kolegium yang sama. Sejak 2023, beliau juga menempuh program doktoral di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Pelatihan internasional

Beliau pernah mengikuti pelatihan ultrasonografi muskuloskeletal, intervensi, dan injeksi botox di Departemen Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi National Taiwan University pada 2023.

Selain itu, beliau mengikuti lokakarya ultrasonografi neuromuskular di Taipei dan program Asian Spinal Cord Network Training the Trainers di Kuala Lumpur, Chiang Mai, dan Seoul. Gelar FIPM(USG) pada namanya berhubungan dengan kompetensi di sektor pengelolaan nyeri intervensi berbasis ultrasonografi.

Peran akademik dan organisasi

Beliau berstatus sebagai staf medis dan pendidik di Departemen Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RSCM–Universitas Indonesia.

Di Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Indonesia (PERDOSRI), beliau pernah menjabat Ketua Divisi Ilmiah Kelompok Studi Rehabilitasi Muskuloskeletal masa 2023 hingga 2025.

Karya ilmiah

Publikasinya mencakup riset tentang latihan berjalan mundur (retrowalking) pada pasien osteoarthritis lutut, serta analisis disabilitas pada penderita kusta.

Topik tersebut dekat dengan sektor rehabilitasi muskuloskeletal dan fungsi gerak.

Spesialisasi dr. Nelfidayani

Spesialisasi dr. Nelfidayani adalah kedokteran jasmani dan rehabilitasi. Dokter ahli kedokteran jasmani dan rehabilitasi, sering disebut tabib rehabilitasi medik maupun tabib fisiatri, berfokus pada pemulihan fungsi tubuh setelah cedera, operasi, maupun pandemi yang membatasi gerak.

Tujuan utamanya adalah mengembalikan kapasitas pasien untuk bergeser dan beraktivitas, bukan cuma meredakan nyeri.

Dibandingkan tabib bedah, tabib rehabilitasi medik cenderung memulai dari pertanyaan yang berbeda: sepertiapa fungsi tubuh pasien bekerja saat ini, apa yang menghambatnya, dan sepertiapa fungsi itu dapat dilatih kembali.

Karena itu, penanganannya berpusat pada penilaian fungsi, latihan terstruktur, dan edukasi.

Bidang Keahlian dr. Nelfidayani

Bidang keahlian dr. Nelfidayani berpusat pada mekanisme muskuloskeletal, yaitu sendi, otot, tulang, ligamen, dan tendon.

Dalam praktik di Klinik Patella, keahlian ini terutama dipakai untuk menangani masalah sendi lutut. Cakupannya meliputi:

  • diagnosis dan penanganan nyeri muskuloskeletal,
  • rehabilitasi setelah cedera muskuloskeletal,
  • penanganan gangguan gerak lutut,
  • manajemen nyeri, termasuk aksi intervensi berpandu ultrasonografi jika ada indikasi,
  • pengelolaan kekurangan pergerakan akibat gangguan otot, sendi, maupun saraf.

Dengan latar belakang tersebut, beliau dapat dikatakan sebagai tabib ahli ahli untuk keluhan yang berhubungan dengan gerak.

Peran Dokter Rehabilitasi Medik untuk Nyeri Lutut

Sebagai tabib rehabilitasi medik untuk nyeri lutut, dr. Nelfidayani menjalankan beberapa peran utama.

  • Evaluasi fungsi tubuh. Dokter menilai sepertiapa dengkul dan struktur di sekitarnya bekerja bersama. Pemeriksaan klinis tidak selesai pada sendi yang nyeri. Kekuatan otot, pola berjalan, keseimbangan, dan rentang pergerakan sendi juga ikut diperiksa.
  • Penyusunan hajat terapi individual. Setiap pasien memiliki penyebab keluhan, kondisi fisik, dan tujuan aktivitas yang berbeda. Karena itu, program rehabilitasi disusun secara khusus, bukan memakai satu pola untuk semua orang.
  • Koordinasi dengan tim. Dokter rehabilitasi bekerja berbareng fisioterapis dan tabib ahli lain. Jika pengecekan memberitahu kebutuhan aksi di luar rehabilitasi, pasien dapat dirujuk ke tabib ortopedi maupun tabib pengelolaan nyeri dalam tim yang sama.
  • Pendampingan jangka panjang. Rehabilitasi berkarakter berkelanjutan. Dokter memantau kemajuan, menyesuaikan program, dan membantu pasien memahami metode menjaga sendi agar keluhan tidak gampang kambuh.

Kondisi yang Ditangani dr. Nelfidayani

Sebagai tabib untuk nyeri dengkul dan kekurangan gerak, dr. Nelfidayani menangani beberapa himpunan keluhan berikut.

Nyeri dengkul dan osteoarthritis lutut

Osteoarthritis adalah kondisi degeneratif yang membikin tulang rapuh sendi menipis, sehingga timbul nyeri dan kekakuan.

Rehabilitasi membantu mengelola gejala melalui penguatan otot, perbaikan pola gerak, dan pengaturan aktivitas yang terlindungi bagi sendi.

Cedera dengkul dan cedera ligamen

Cedera pada ligamen maupun meniskus membutuhkan pemulihan bertahap. Sebagai tabib untuk rehabilitasi setelah cedera lutut, beliau menyusun tahapan program mulai dari pemulihan rentang gerak, penguatan otot, hingga latihan keseimbangan dan koordinasi.

Kekakuan sendi

Lutut dapat menjadi beku setelah imobilisasi maupun aksi operasi. Program latihan rentang pergerakan dan pemulihan gerak dijalankan secara berjenjang agar pergerakan sendi balik tanpa memicu cedera baru.

Gangguan fungsi pergerakan lainnya

Cakupan rehabilitasi medik lebih luas daripada lutut. Sebagai tabib rehabilitasi medik untuk gangguan gerak, beliau juga dapat menangani kekurangan fungsi akibat kondisi muskuloskeletal maupun neurologis lain.

Pendekatan Rehabilitasi Medis yang Digunakan

Rehabilitasi medis berkarakter multimodal, artinya tidak bertumpu pada satu jenis terapi. Komponen yang umumnya dipakai, sesuai indikasi, adalah sebagai berikut.

  • Latihan terapeutik. Latihan dirancang untuk menaikkan penguatan otot, fleksibilitas, dan kestabilan sendi. Otot paha depan dan paha belakang yang kuat membantu mengurangi beban pada sendi lutut.
  • Fisioterapi. Fisioterapis melaksanakan program latihan dan modalitas terapi yang ditentukan dokter, seperti terapi panas, terapi dingin, maupun stimulasi listrik.
  • Edukasi pasien. Pasien diberi pemahaman tentang kondisi sendinya, aktivitas yang aman, metode mengelola nyeri, dan tanda yang perlu diwaspadai. Edukasi ini berpartisipasi dalam pencegahan kekurangan fungsi di kemudian hari.
  • Pemantauan kemajuan pemulihan. Evaluasi evolusi terapi dilakukan berkala. Intensitas dan jenis latihan disesuaikan dengan respons tubuh pasien.
  • Tindakan intervensi. Pada kasus tertentu, tabib dapat berbuat injeksi berpandu ultrasonografi. Tindakan ini cuma dilakukan sesudah penilaian menyeluruh dan jika memang diperlukan.

Hasil rehabilitasi berbeda pada setiap orang, tergantung kondisi sendi, usia, dan konsistensi menjalani program. Karena itu, keputusan terapi sebaiknya selalu berdasarkan pengecekan langsung oleh dokter.

Dokter Nelfidayani Praktik di Mana?

Pertanyaan tentang tabib Nelfidayani praktik di mana sering muncul karena beliau berpraktik di beberapa tempat. Berdasarkan keterangan yang tersedia, tempat praktik dan pengabdian beliau adalah Klinik Patella, Jakarta,

Untuk konsultasi mengenai nyeri dengkul dan sendi, pasien dapat menghubungi Klinik Patella, yang eksis di bawah naungan Lamina Group.

Jadwal Praktik dr. Nelfidayani

Berikut ini adalah agenda praktik dr. Nelfidayani di Klinik Patella:

  • Selasa: pukul 16.00–20.00 WIB
  • Kamis: pukul 16.00–20.00 WIB
  • Sabtu: pukul 12.00–17.00 WIB

Jadwal tabib dapat berubah sewaktu-waktu. Calon pasien disarankan mengonfirmasi kesiapan agenda sebelum datang.

Cara Membuat Janji dengan dr. Nelfidayani

Cara membikin ikrar dengan dr. Nelfidayani dilakukan melalui kanal resmi Klinik Patella:

  1. Chat via WhatsApp Klinik Patella di angka 0811-8124-2022
  2. Sampaikan bahwa Anda mau berkonsultasi dengan dr. Nelfidayani.
  3. Konfirmasi hari dan jam praktik yang tersedia.
  4. Siapkan keterangan pendukung sebelum hari konsultasi.

Informasi yang sebaiknya disiapkan agar konsultasi medis berjalan ampuh adalah keluhan utama beserta durasi berlangsungnya, histori cedera maupun operasi pada lutut, daftar obat yang sedang dikonsumsi, dan hasil pengecekan penunjang sebelumnya jika ada.

Data tersebut membantu tabib dalam pengecekan klinis dan penilaian fungsi tubuh.

Kapan Perlu Konsultasi Rehabilitasi Medik?

Konsultasi rehabilitasi medik untuk masalah dengkul dapat dipertimbangkan jika seseorang mengalami:

  • nyeri dengkul yang berulang maupun tidak membaik,
  • lutut kaku, terutama setelah durasi membisu maupun pada pagi hari,
  • keterbatasan menekuk maupun meluruskan lutut,
  • kesulitan berjalan, naik tangga, maupun berdiri dari posisi duduk,
  • kebutuhan pemulihan setelah cedera ligamen maupun aksi operasi.

Konsultasi rehabilitasi medik untuk nyeri sendi juga relevan bagi pasien yang mau menjaga fungsi pergerakan agar tidak menurun. Keluhan yang disertai pembengkakan hebat, demam, maupun ketidakmampuan menumpu beban sebaiknya segera diperiksakan ke akomodasi kesehatan.

Kesimpulan tentang dr Nelfidayani

dr. Nelfidayani, Sp.KFR, M.S.(K), FIPM(USG), adalah tabib ahli kedokteran jasmani dan rehabilitasi dengan latar belakang pendidikan di Universitas Indonesia, pelatihan lanjutan di sektor muskuloskeletal dan pengelolaan nyeri intervensi, serta peran akademik di RSCM–Universitas Indonesia.

Di Klinik Patella, beliau berpartisipasi menangani nyeri lutut, osteoarthritis, cedera lutut, kekakuan sendi, dan gangguan fungsi pergerakan melalui program rehabilitasi yang disusun sesuai kebutuhan pasien.

Pasien dapat menemui beliau pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu sesuai agenda praktik, dengan pendaftaran melalui WhatsApp Klinik Patella di 0811-8124-2022.

Konsultasi dengan tabib rehabilitasi medik dapat menjadi cara mula yang tepat bagi siapa pun yang mau memulihkan fungsi pergerakan dan menaikkan gerak sendi dengan penanganan yang terarah.

Pertanyaan Seputar dr Nelfidayani

Apakah dr. Nelfidayani tabib bedah?

Bukan. Beliau adalah tabib ahli kedokteran jasmani dan rehabilitasi. Fokusnya pada pemulihan fungsi pergerakan melalui evaluasi, latihan, dan edukasi, dengan aksi intervensi tertentu jika diperlukan. Tindakan operasi ditangani tabib ortopedi.

Apa kepanjangan Sp.KFR?

Sp.KFR berarti Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi.

Apakah rehabilitasi medik cuma untuk pasien pascaoperasi?

Tidak. Rehabilitasi medik juga berguna untuk nyeri dengkul kronis, osteoarthritis, cedera olahraga, dan kekakuan sendi yang belum membutuhkan operasi.

Apakah perlu rujukan untuk berkonsultasi?

Informasi tentang kebutuhan rujukan dan kerja sama asuransi sebaiknya dikonfirmasi langsung ke Klinik Patella saat membikin janji.

Artikel Lainnya Klinik Patella
↑
Close Right Ads
Close Left Ads