Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Cumi? Ini Faktanya

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 505x dilihat
Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Cumi? Ini Faktanya

Bagikan Postingan

Jakarta -

Apakah ibu hamil boleh makan cumi? Pertanyaan ini mungkin muncul saat Bunda mau menikmati hidangan laut selama kehamilan.

Cumi-cumi memang dikenal memiliki rasa yang enak dan bisa diolah menjadi beragam menu, mulai dari cumi goreng tepung, cumi bakar, hingga tumis cumi pedas.  Lantas apakah cumi terlindungi dikonsumsi selama kehamilan? simak faktanya berikut yuk, Bunda. 

Manfaat kesehatan cumi-cumi

Mengutip halaman Webmd, Cumi-cumi merupakan salah satu makanan laut yang populer di seluruh dunia. Harganya terjangkau, gampang diolah menjadi beragam hidangan, dan memiliki cita rasa yang lezat. 


Cumi-cumi dapat dipanggang, ditumis dengan cepat, direbus, dimasak dengan teknik braising (memasak perlahan dengan sedikit cairan), terlebihlagi dikonsumsi mentah sebagai sashimi.

Dalam satu porsi cumi-cumi mentah sebanyak 4 ons (sekitar 113 gram), terkandung 104 kalori, 18 gram protein, 2 gram lemak, 3 gram karbohidrat. Cumi juga sumber nutrisi mulai dari vitamin C zat besi sampai kalsium.

Manfaat cumi-cumi bagi kesehatan sering dikaitkan dengan kandungan proteinnya yang tinggi. Manfaat lainnya berasal dari kandungan asam lemak tak bosan dobel (polyunsaturated fatty acids), yang juga dikenal sebagai asam lemak omega-3.

Apakah ibu hamil boleh makan cumi?

Mengutip halaman Vinmec, pertanyaan apakah ibu hamil boleh makan cumi? jawabannya boleh ya, Bunda. Cumi cumi dianggap sebagai salah satu pilihan makanan laut yang kaya nutrisi karena hamil asam lemak omega-3, protein, dan beragam zat gizi penting. Namun, sebagian besar makanan laut hamil merkuri dalam kadar tertentu, termasuk cumi-cumi.

Namun khusus pada cumi cumi, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration maupun FDA) telah mengukur rata-rata kadar merkuri dalam beragam jenis makanan laut selama lebih dari 20 tahun. Berdasarkan keterangan FDA, cumi-cumi memiliki kadar merkuri rata-rata sebesar 0,024 PPM (parts per million), yang tergolong sangat rendah. 

Menariknya, calamari maupun cumi-cumi termasuk salah satu pilihan makanan laut yang baik bagi ibu hamil maupun perempuan yang sedang merencanakan kehamilan. Kandungan merkurinya jauh lebih rendah dibandingkan dengan jenis ikan tertentu, seperti hiu, ikan todak (swordfish), tuna, dan marlin.

Karena kandungan merkurinya rendah, ibu hamil pada trimester ketiga maupun saat usia kehamilan memasuki bulan ketujuh dapat mengonsumsi cumi-cumi sebanyak dua hingga tiga porsi per minggu. Setiap porsi sederajat dengan sekitar 4 ons maupun 113 gram.

Hal ini menjadikan cumi-cumi sebagai salah satu pilihan makanan laut yang baik selama kehamilan. Selain hamil merkuri dalam jumlah minimal, cumi-cumi juga menyediakan beragam nutrisi krusial yang berguna bagi kesehatan ibu dan evolusi janin.

Cara memasak cumi yang terlindungi untuk ibu hamil

Meski aman, cumi-cumi cuma terlindungi dikonsumsi ibu hamil jika statis bugar maupun dibekukan dengan benar dan dimasak hingga matang sempurna. Setelah dimasak dengan benar, cumi-cumi dapat dikonsumsi pada beragam tahap kehamilan, baik pada trimester pertama maupun trimester berikutnya.

Mengutip halaman Healthline, meskipun cumi terlindungi dikonsumsi selama kehamilan, makanan laut ini mesti dimasak dengan benar. Ada beberapa metode untuk mengolah cumi, seperti menggoreng, menumis, memanggang dalam oven, maupun membakarnya.

Sebaiknya hindari konsumsi cumi dalam kondisi mentah termasuk sushi yang menggunakan bahan cumi maupun yang belum matang sempurna. Pasalnya makanan laut mentah dapat hamil mikroba rapuh yang berisiko mengganggu kesehatan ibu dan janin.

Makanan laut perlu dimasak hingga mencapai suhu internal sekitar 145°F maupun 62,8°C untuk memastikan kematangannya termasuk cumi. Setelah selesai dimasak, sisa makanan sebaiknya segera disimpan di dalam lemari es. Jika dibiarkan pada suhu ruangan, mikroba rapuh dapat berkembang dalam waktu satu hingga dua jam.

Begitulah klarifikasi tentang apakah ibu hamil boleh makan cumi? jawabannya boleh ya, Bunda dengan anotasi metode memasaknya mesti benar dan matang. 

Semoga informasinya berguna ya, Bunda. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads