Gugur Dalam Perang, Tapi Gagal Syahid

Dec 07, 2025 09:15 AM - 5 bulan yang lalu 166569

Kincai Media ,TAIF -- Di masa Rasulullah Muhammad ﷺ, terdapat budak beliau yang bersikap curang. Ada yang menyembunyikan kekayaan rampasan perang. Hal ini menyebabkan dirinya terhalangi untuk masuk surga.

Sekecil apapun kekayaan umat yang digelapkan seorang koruptor, ini bakal menghalanginya masuk surga, sekalipun dia meninggal syahid.

Dikutip dari buku Harta Haram Muamalat Kontemporer karya Erwandi Tarmizi, Abu Hurairah RA meriwayatkan: 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: خَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه و سلم إِلى خَيْبَرَ. فَفَتَحَ الله عَلَيْنَا. فَلَمْ نَغْنَمْ ذَهَبا وَلاَ وَرِقا. غَنِمْنَا الْمَتَاعَ وَالطَّعَامَ وَالثِّيَابَ. ثُمَّ انْطَلَقْنَا إِلَى الْوَادِي. وَمَعَ رَسُولِ اللّهِ صلى الله عليه و سلم عَبْدٌ لَهُ، وَهَبَهُ لَهُ رَجُلٌ مِنْ جُذَامٍ. يُدْعَى رِفَاعَةَ بْنَ زَيْدٍ مِنْ بَنِي الضُّبيْبِ. فَلَمَّا نَزَلْنَا الْوَادِيَ قَامَ عَبْدُ رَسُولِ اللّهِ صلى الله عليه و سلم يَحُلُّ رَحْلَهُ فَرُمِيَ بِسَهْمٍ. فَكَانَ فِيهِ حَتْفُهُ. فَقُلْنَا: هَنِيئا لَهُ الشَّهَادَةُ يَا رَسُولَ اللّهِ قَالَ رَسُولُ اللّهِ صلى الله عليه و سلم: «كَلاَّ. وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ! إِنَّ الشَّمْلَةَ لَتَلْتَهِبُ عَلَيْهِ نَارا. أَخَذَهَا مِنَ الْغَنَائِمِ يَوْمَ خَيْبَرَ. لَمْ تُصِبْهَا الْمَقَاسِمُ» قَالَ فَفَزِعَ النَّاسُ. فَجَاءَ رَجُلٌ بِشِرَاكٍ أَوْ شِرَاكَيْنِ. فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللّهِ! أَصَبْتُ يَوْمَ خَيْبَرَ. فَقَالَ رَسُولُ اللّهِ صلى الله عليه و سلم: «شِرَاكٌ مِنْ نَارٍ أَوْ شِرَاكَانِ مِنْ نَارٍ».

"Tatkala kami menakhlukkan Khaibar, kami tidak mendapatkan kekayaan rampasan perang berupa emas dan perak. Kami hanya mendapatkan sapi, unta, barang-barang peralatan, dan kebun kurma. Kemudian kami berbareng Rasulullah berangkat menuju Wadi Qura (lembah sebelum kota Madinah). Rasulullah mempunyai seorang budak berjulukan Mid'am yang dihadiahkan Bani Dhabab. Setibanya di lembah, budak tersebut menambatkan unta Nabi SAW, sekonyong-konyong sebuah anak panah melesat menuju Mid'am. la pun meninggal terkena anak panah. Para sahabat berkata, "Selamat, dia meninggal sebagai syahid". Nabi ﷺ bersabda: 

"Demi Yang jiwaku di Tangan-Nya, sesungguhnya jubah (yang dia sembunyikan) dari rampasan Perang Khaibar sebelum dibagi telah menjelma menjadi nyala api yang sedang membakarnya." 

Seorang laki-laki lain yang mendengar sabda Nabi  SAW tadi datang membawa tali terompah hasil rampasan perang yang disembunyikannya, dia berkata, "Wahai Rasulullah, ini kekayaan yang saya gelapkan!" Nabi ﷺ bersabda: "Tali terompah, alias dua tali terompah, berasal dari neraka!" (Muttafaq alaih).

Akibat dosa ghulul tidak saja menimpa pelakunya, juga bakal berakibat terhadap kehancuran umat secara keseluruhan.

Menurut Imam Al-Qurthubi bahwa kekalahan yang diderita kaum muslimin pada Perang Uhud adalah akibat ghulul yang dilakukan pasukan pemanah, mereka turun dari bukit mengumpulkan rampasan perang sebelum dibagi. 

sumber : Dok Republika

Selengkapnya