Kiai Nu Perkuat Tradisi Keilmuan Melalui Bedah Kitab Karya Kh Zulfa Musthofa

Jun 24, 2026 02:27 PM - 2 jam yang lalu 78

PCNU se-Jawa Timur memperkuat tradisi keilmuan Nahdlatul Ulama (NU) melalui kegiatan bedah kitab Ithafu Ummatil Muqtafa karya KH Zulfa Mustofa yang digelar di Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan, Jombang.

Kincai Media ,JOMBANG -- Ulama, ustad pengasuh pesantren, dan pengurus PCNU se-Jawa Timur memperkuat tradisi keilmuan Nahdlatul Ulama (NU) melalui kegiatan bedah kitab Ithafu Ummatil Muqtafa karya KH Zulfa Mustofa yang digelar di Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan, Jombang. Kegiatan tersebut digelar menjelang forum Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 di Pondok Pesantren Ploso, Kediri.

Bedah kitab dihadiri jejeran pengurus PCNU se-Jawa Timur dari unsur Syuriah dan Tanfidziyah, para pengasuh pondok pesantren, serta pemerhati kajian keislaman. Hadir sebagai narasumber penulis kitab, KH Zulfa Mustofa, berbareng Wakil Rais Aam PBNU, KH Afifuddin Muhajir.

Forum ilmiah tersebut dinilai sebagai upaya menjaga dan menghidupkan kembali tradisi intelektual yang selama ini menjadi karakter unik NU. Di tengah beragam tantangan era dan dinamika organisasi, penguatan budaya keilmuan pesantren dianggap krusial agar tetap bisa menjawab kebutuhan masyarakat dengan berpijak pada khazanah klasik Islam.

Dalam kesempatan itu, Kiai Zulfa Mustofa mengatakan Jombang melalui Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) dan Yayasan Darul Ulum turut mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan menyambut Munas dan Konbes NU.

“Jombang melalui UNIPDU dan Yayasan Darul Ulum juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan bedah kitab yang beriringan dengan Munas dan Konbes NU di Ploso. Semoga kebaikan saleh para masyayikh, para kiai, dan seluruh family besar pesantren terus menjadi keberkahan bagi umat dan bangsa,” ujar Kiai Zulfa dalam keterangan yang diterima pada Rabu (24/6/2026). 

Kitab Ithafu Ummatil Muqtafa merupakan karya yang disusun KH Zulfa selama kurang lebih delapan tahun. Penulisannya dimulai pada masa pandemi Covid-19 dan menjadi salah satu dari sejumlah karya ilmiah yang sukses dia selesaikan dalam periode tersebut.

Selengkapnya