Mengapa Orang Munafik Berbahaya?

May 19, 2026 08:50 PM - 3 jam yang lalu 174

Kincai Media , JAKARTA -- Alquran tidak hanya memuat hukum, tetapi juga kisah-kisah. Di antara ayat-ayat suci, terdapat firman Allah yang menyebut perihal watak kaum munafik.

Misalnya, surah al-Ahzab ayat ke-19. Allah berfirman:

اَشِحَّةً عَلَيۡكُمۡ ‌‌ۖۚ فَاِذَا جَآءَ الۡخَوۡفُ رَاَيۡتَهُمۡ يَنۡظُرُوۡنَ اِلَيۡكَ تَدُوۡرُ اَعۡيُنُهُمۡ كَالَّذِىۡ يُغۡشٰى عَلَيۡهِ مِنَ الۡمَوۡتِ‌ ۚ فَاِذَا ذَهَبَ الۡخَـوۡفُ سَلَقُوۡكُمۡ بِاَ لۡسِنَةٍ حِدَادٍ اَشِحَّةً عَلَى الۡخَيۡـرِ‌ ؕ اُولٰٓٮِٕكَ لَمۡ يُؤۡمِنُوۡا فَاَحۡبَطَ اللّٰهُ اَعۡمَالَهُمۡ‌ ؕ وَكَانَ ذٰ لِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيۡرًا‏

"Mereka kikir terhadapmu. Apabila datang ketakutan (bahaya), Anda lihat mereka itu memandang kepadamu dengan mata yang terbalik-balik seperti orang yang pingsan lantaran bakal mati, dan andaikan ketakutan telah hilang, mereka mencaci Anda dengan lidah yang tajam, sedang mereka kikir untuk melakukan kebaikan. Mereka itu tidak beriman, maka Allah menghapus amalnya. Dan yang demikian itu mudah bagi Allah."

Menurut para mufasir, ayat itu mengisahkan sifat golongan kaum munafik saat umat Islam pada era Rasulullah SAW bertempur menegakkan kebenaran. Mereka selalu mengelak dan berdasar agar tidak perlu membantu Nabi SAW dan umat Islam dalam berjuang melawan agresor.

Namun, setelah umat Islam memenangkan peperangan, kaum munafik berkoar-koar. Mereka merasa paling berjasa dalam perjuangan tersebut.

Dalam penjelasan Tafsir Alquran Kementerian Agama, pada ayat ini, Allah SWT menyebut sifat-sifat orang-orang yang selalu mengelak dari ikut berjihad berbareng Nabi Muhammad SAW.

Pertama, mereka tidak menolong Rasulullah SAW dan kaum Muslimin dalam menghadapi musuh, baik pertolongan berupa kekayaan barang maupun jiwa raga.

Selengkapnya