Muslim Wajib Mencintai Rasulullah

Dec 05, 2025 08:20 PM - 5 bulan yang lalu 167886

Kincai Media , JAKARTA -- Nabi Muhammad SAW mendedikasikan hidupnya untuk menyampaikan kepercayaan Allah kepada umat manusia dan mendidik mereka. Kepedulian dan kecintaan beliau terhadap kaum Muslimin ditunjukkan dengan sangat luar biasa hingga akhir hayatnya. Bahkan, mereka yang kerap menyakiti dan mengusirnya pun tak luput dari kasih sayang beliau.

Allah mengabadikan sifat beliau dalam firman-Nya. "Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan keagamaan dan keselamatan bagimu, banget belas iba lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin" (QS at-Taubah: 128).

Karena itu, wajib bagi setiap umat Islam untuk mencintai Rasulullah sebagaimana cinta beliau kepada kita.

Mencintai Rasulullah, pada hakikatnya, merupakan cinta kepada Allah. Allah berfirman, yang artinya, "Katakanlah, 'Jika Anda mencintai Allah, ikutilah saya (Muhammad), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu'. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (QS Ali Imran: 31).

Dalam suatu hadis, Anas bin Malik menceritakan bahwasanya Rasulullah bersabda, "Tidaklah beragama seseorang di antara kalian, sehingga saya lebih dia cintai dari keluarganya, hartanya, dan dari semua manusia" (HR Muslim).

Dalam riwayat yang lain dijelaskan bahwa mencintai Allah dan Rasul-Nya melampaui kecintaan kepada yang lainnya merupakan salah satu corak manisnya iman.

Dalam kaitan sabda di atas Allah menegaskan: ''Katakanlah, 'jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, kekayaan kekayaan yang Anda usahakan, perniagaan yang Anda khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang Anda sukai, adalah lebih Anda cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya'. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik" (QS at-Taubah: 24).

Selengkapnya