Pemimpin yang dzalim. (ilustrasi)
Kincai Media ,JAKARTA -- Agama Islam mengajarkan agar para pemimpin menjadi pemimpin yang baik, adil, jujur, amanah, dan bijak agar selamat di bumi dan akhirat.
Nabi Muhammad SAW dalam sabdanya menyampaikan bahwa seorang hamba yang diberi petunjuk menjadi seorang pemimpin oleh Allah SWT, tapi tidak melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik alias tidak amanah, maka dia tidak bakal mencium aroma surga.
Ubaidullah bin Ziyad mengunjungi Ma'qil bin Yasar ketika sakit yang membuatnya mati, lantas Ma'qil mengatakan kepadanya, "Saya sampaikan hadits kepadamu yang saya dengar dari Rasulullah SAW."
Aku (Ma'qil) mendengar Nabi SAW bersabda, "Tidaklah seorang hamba yang Allah beri petunjuk kepemimpinan, namun dia tidak menindaklanjutinya dengan baik, selain tak bakalan mendapat aroma surga." (HR Bukhari).
أنَّ عُبَيْدَ اللهِ بنَ زِيَادٍ دَخَلَ علَى مَعْقِلِ بنِ يَسَارٍ في مَرَضِهِ، فَقالَ له مَعْقِلٌ: إنِّي مُحَدِّثُكَ بحَدِيثٍ لَوْلَا أَنِّي في المَوْتِ لَمْ أُحَدِّثْكَ به، سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وَسَلَّمَ، يقولُ: ما مِن عَبْدٍ اسْتَرْعاهُ اللَّهُ رَعِيَّةً، فَلَمْ يَحُطْها بنَصِيحَةٍ، إلَّا لَمْ يَجِدْ رائِحَةَ الجَنَّةِ
Hadits serupa disampaikan Imam Muslim dalam Shahih Muslim dengan redaksi sedikit berbeda. Rasulullah SAW dalam sabdanya menyampaikan bahwa surga haram bagi pemimpin yang meninggal dalam keadaan sedang menipu rakyatnya.
عَنِ الْحَسَنِ، قَالَ: عَادَ عُبَيْدُ اللهِ بْنُ زِيَادٍ مَعْقِلَ بْنَ يَسَارٍ الْمُزَنِيَّ فِي مَرَضِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ، قَالَ مَعْقِلٌ: إِنِّي مُحَدِّثُكَ حَدِيثًا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، لَوْ عَلِمْتُ أَنَّ لِي حَيَاةً مَا حَدَّثْتُكَ، إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: "مَا مِنْ عَبْدٍ يَسْتَرْعِيهِ اللهُ رَعِيَّةً، يَمُوتُ يَوْمَ يَمُوتُ وَهُوَ غَاشٌّ لِرَعِيَّتِهِ، إِلَّا حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ
Ubaidullah bin Ziyad mengunjungi Ma'qil bin Yasar al-Muzani yang sedang sakit dan menyebabkan kematiannya. Ma'qil berkata, "Sungguh, saya mau menceritakan kepadamu sebuah hadits yang saya pernah mendengarnya dari Rasulullah SAW. Sekiranya saya mengetahui bahwa saya (masih) mempunyai kehidupan, niscaya saya tidak bakal menceritakannya."
Ma'qil mengatakan sesungguhnya saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa diberi beban oleh Allah untuk memimpin rakyatnya lampau meninggal dalam keadaan menipu rakyat, niscaya Allah mengharamkan surga atasnya." (HR Muslim).
English (US) ·
Indonesian (ID) ·