Penjelasan Setiap Muslim Masuk Surga

Dec 06, 2025 11:00 PM - 5 bulan yang lalu 166853

Kincai Media ,DEPOK -- Ada banyak pertanyaan di masyarakat awam apakah setiap Muslim pasti bakal masuk surga? Sebab seorang Muslim telah mengimani tentang Allah sebagai Tuhan satu-satunya seluruh alam. Dan percaya kepada Allah merupakan corak keagamaan seseorang.

Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah K.H M Yusuf Chudlori  membenarkan setiap Muslim bakal masuk surga pada akhirnya. Tetapi, tak ada yang bisa menjamin apakah seseorang tersebut dapat langsung masuk surga tanpa melalui hisab.

"Itu tergantung dari dosa dan berat timbangan kebaikan baik dan jelek setelah hisab," kata Gus Yusuf dalam bukunya Fikih Interaktif, Menjawab Berbagai Persoalan Sosial Umat Islam.

Sebaliknya, tak ada tempat di surga bagi non-Muslim dan dipastikan masuk neraka. Meskipun mereka mempunyai banyak kebaikan kebaikan selama di dunia. Namun, di mata Allah SWT tidak beragama kepada-Nya adalah penghalang non-Muslim masuk surga.

Allah telah mengutus Nabi dan Rasul agar beragama kepada-Nya. Tetapi mereka justru mengabaikannya. Kendati demikian, menurut Gus Yusuf, perbedaan kepercayaan tersebut tidak berfaedah kudu menghalang saling tolong menolong antarsesama makhluk Allah.

Pendapat Gus Yusuf tentang setiap Muslim bakal masuk surga bukan tanpa rujukan melainkan banyak sabda-sabda Rasulullah yang menerangkannya. Seperti Dari Abu Hurairah Ra, di berbicara bahwa Rasulullah Saw bersabda, "Setiap umatku pasti bakal masuk surga, selain yang tidak mau." Sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, siapa yang tidak mau?" Beliau menjawab, "Mereka yang menaatiku bakal masuk surga dan yang menentangku berfaedah telah enggan masuk surga." (HR. Bukhari).

Hadits lainnya juga menerangkan tentan masalah tersebut dari Abu Sa'id bahwa, sesungguhnya Nabi Saw bersabda, "Bila mahir surga telah masuk surga dan mahir neraka telah masuk neraka maka Allah Swt bakal berkata, 'Orang yang di dalam hatinya ada setitik iman, hendaklah dikeluarkan.' Maka Allah, maka mereka pun keluar dari neraka." (HR. al-Bukhari Muslim).

Menurut Gus Yusuf, mereka yang beragama adalah yang mengucapkan dua kalimat syahadat terlepas dia adalah mahir ibadah alias mahir maksiat. Oleh lantaran itu, penunggu neraka nantinya ada yang tetap ada pula yang tidak tetap.

Penghuni tetap adalah mereka yang meninggal dalam keadaan kafir, menyekutukan Allah alias berpura-pura beriman. Sementara orang yang beragama bakal masuk surga meski kudu melalui hisab sehingga kudu masuk neraka terlebih dulu jika memang layak masuk neraka.

sumber : Dok Republika

Selengkapnya