Peringatan Agar Tidak Boros Dalam Membelanjakan Harta

Nov 30, 2025 09:22 AM - 5 bulan yang lalu 173870

Kincai Media , JAKARTA -- Syekh Muhammad Nawawi Bin Umar Banten menjelaskan bahwa salah satu dari 77 bagian ketaatan adalah sederhana dalam membelanjakan harta. Artinya tidak boleh royal dalam membelanjakan kekayaan tapi tidak boleh pelit.

Setiap orang beragama dilarang royal dalam membelanjakan kekayaan dan dilarang melakukan pelit. Dalam Surat Al-Isra Ayat 29 Allah SWT berfirman agar jangan kikir dan jangan berlebihan.

وَلَا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُوْلَةً اِلٰى عُنُقِكَ وَلَا تَبْسُطْهَا كُلَّ الْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُوْمًا مَّحْسُوْرًا

Janganlah engkau jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu (kikir) dan jangan (pula) engkau mengulurkannya secara berlebihan karena kelak engkau menjadi tercela lagi menyesal. (QS Al-Isra: 29)

Setiap orang yang beragama dilarang melakukan pelit dan melakukan royal dalam membelanjakan hartanya. Agar tidak dicela oleh sesama manusia dan oleh Allah SWT. Jika orang melakukan pelit, maka dia bakal menyesal, dan jika melakukan boros, akhirnya tidak mempunyai apa-apa lagi.

Kejahatan pemboros disamakan dengan kejahatan setan, sebagai disebut dalam Surat Al-Isra Ayat 26 dan 27.

وَاٰتِ ذَا الْقُرْبٰى حَقَّهٗ وَالْمِسْكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيْرًا

Berikanlah kepada kerabat dekat haknya, (juga kepada) orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan. Janganlah Anda menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. (QS Al-Isra: 26)

اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِ ۗوَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا

Sesungguhnya para pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya. (QS Al-Isra: 27)

Nabi Muhammad SAW bersabda, "Tidak bakal rugi orang yang beristikharah; tidak bakal menyesal orang yang berembuk dan tidak bakal melarat orang yang sederhana (dalam membelanjakan harta)."

Selengkapnya