Rasulullah Saw Ungkap Siapa Saja Penghuni Surga

Jul 16, 2026 08:44 PM - 1 hari yang lalu 1645

Kincai Media ,JAKARTA -- Rasulullah SAW dalam beragam hadits menjelaskan siapa saja golongan manusia yang bakal menjadi penunggu surga. Di antara mereka adalah orang-orang yang beriman, adil, rendah hati, penyayang, menjaga diri dari yang haram, serta mempunyai adab mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Syaikh Mahir Ahmad Ash-Shuffi dalam Jinanul Khuldi, Naimuha wa Qushuruha wa Huruha menjelaskan menjelaskan bahwa Rasulullah SAW telah mengabarkan bahwa ada beberapa golongan manusia yang menjadi penunggu surga.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW memerintahkan Bilal untuk mengumumkan kepada manusia bahwa tidak bakal masuk surga kecuali orang yang Muslim. Ini adalah bagian dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim.

Dalam riwayat lain dikatakan, "Bahwasanya tidak bakal masuk surga, selain orang yang beriman." (HR Imam Bukhari)

Iyadh bin Hammar Al-Mujasyi'i mengabarkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Penghuni surga ada tiga: Orang yang mempunyai kekuasaan yang adil, dipercaya, dan diberi taufik, laki-laki yang penyayang dan hatinya lembut kepada setiap family dan orang Muslim, serta orang berfamili yang menjaga diri dari hal-hal yang haram dan dari meminta-minta."

Dari Haritsah bin Wahb bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Maukah kalian saya beri tahu siapakah penunggu surga? (Yaitu) setiap orang yang tunduk dan merendahkan dirinya kepada Allah, jika berjanji atas nama Allah, Dia pasti mengabulkannya. Maukah kalian saya beri tahu siapakah penunggu neraka? (Yaitu) setiap orang yang kasar, suka berteriak-teriak, dan sombong."

Abdullah bin Amru bin Al-Ash, Rasulullah bersabda, "Penghuni neraka adalah setiap orang yang keras, berteriak-teriak, sombong, mengumpulkan kekayaan dan pelit, sedangkan penunggu surga adalah orang-orang lemah yang diremehkan." (HR Imam Ahmad)

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda, "Maukah kalian saya beritahu laki-laki kalian yang masuk surga? (Mereka adalah) nabi, orang yang meninggal syahid, orang yang baik, dan bayi baru lahir yang mati. Maukah kalian saya beritahu wanita-wanita kalian yang menjadi penunggu surga? (Mereka adalah) istri yang penyayang dan subur, pemaaf yang jika dianiaya dia berkata, 'lnilah tanganku berada di tanganmu. Saya tidak bakal bisa memejamkan mata sebelum engkau ridha'." (HR Ad-Daruquthni dan Ath-Thabrani).

Selengkapnya