Kalimat tauhid La ilaha illallah merupakan kunci surga sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW kepada Muadz bin Jabal. Dalam hadits lainnya, Nabi juga menegaskan bahwa sholat adalah kunci surga yang dimulai dengan kesucian melalui wudhu.
Muadz bin Jabal menceritakan bahwa ketika Rasulullah SAW mengutusnya ke Yaman, beliau berfirman "Engkau bakal mendatangi sekelompok kaum dari Ahli Kitab dan bakal bertanya kepadamu tentang kunci surga, maka jawablah, 'Syahadat, La ilaha illallah'." (HR Imam Muslim)
Syaikh Mahir Ahmad Ash-Shuffi dalam Jinanul Khuldi, Naimuha wa Qushuruha wa Huruha menjelaskan bahwa karena itu, siapa saja yang tidak memiliki syahadat ini tidak memiliki kunci menuju surga. Ada banyak manusia yang wafat tanpa memahami makna "La ilaha illallah" atau tanpa sempat mengucapkannya secara lisan.
Maka bagi mereka tidak ada kunci surga, diumpamakan seperti mustahilnya seekor unta masuk
ke lubang jarum. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
اِنَّ الَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا وَاسْتَكْبَرُوْا عَنْهَا لَا تُفَتَّحُ لَهُمْاَبْوَابُ السَّمَاۤءِ وَلَا يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ حَتّٰى يَلِجَ الْجَمَلُ فِيْ سَمِّ الْخِيَاطِ ۗ وَكَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُجْرِمِيْنَ
Innal-lażīna każżabū bi'āyātinā wastakbarū ‘anhā lā tufattaḥu lahum abwābus-samā'i wa lā yadkhulūnal-jannata ḥattā yalijal-jamalu fī sammil-khiyāṭ(i), wa każālika najzil-mujrimīn(a).
Sesungguhnya (bagi) orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, tidak bakal dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan mereka tidak bakal masuk surga sebelum unta masuk ke dalam lubang jarum. Demikianlah Kami memberi jawaban kepada orang-orang yang melakukan durhaka. (QS Al-A‘raf Ayat 40)
Jabir bin Abdullah mengabarkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, "Kunci sholat adalah wudhu, sedangkan kunci surga adalah sholat." (HR Imam Ahmad).