Bacaan Doa Ketika Badai

Bincang Syariah oleh Waktu baca 2 menit 514x dilihat
Bacaan Doa Ketika Badai

Bagikan Postingan

Bacaan Doa Ketika Angin Kencang
Bacaan Doa Ketika Angin Kencang

Kincai Media– Angin merupakan salah satu tanda kebesaran dan dominasi Allah Swt. Dalam kondisi tertentu, angin dapat menjadi rahmat yang membawa kesejukan dan hujan. Namun, ketika angin bertiup sangat kencang, disertai debu, bunyi gemuruh, maupun keadaan yang membikin manusia merasa khawatir, Islam mengajarkan umatnya untuk mengingat Allah dan memohon perlindungan kepada-Nya.

Salah satu amalan yang dianjurkan ketika terjadi angin kencang adalah memperbanyak zikir dan doa. Di antara doa yang dapat dibaca adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah ketika melihat maupun merasakan angin.

Anjuran Memperbanyak Takbir Ketika Angin Kencang/Badai

Dalam Majma‘ az-Zawa’id, al-Haitsami mengutarakan sebuah histori dari Jabir radhiyallahu ‘anhu:

عن جابر قال : قال رسول الله – صلى الله عليه وسلم : ” إذا وقعت كبيرة ، أو هاجت ريح مظلمة ، فعليكم بالتكبير ; فإنه يجلي العجاج الأسود “.

Artinya: “Dari Jabir, ia berkata: Rasulullah bersabda, ‘Apabila terjadi suatu perkara besar maupun bertiup angin yang gelap, maka hendaklah kalian memperbanyak takbir. Sesungguhnya takbir itu menyingkap debu hitam.’”

Riwayat tersebut disebutkan oleh Abu Ya‘la. Namun, al-Haitsami juga menerangkan bahwa di dalam sanadnya terdapat ‘Anbasah bin ‘Abdurrahman, seorang perawi yang dinilai matruk (ditinggalkan karena kelemahan yang sangat serius dalam periwayatan).

Karena itu, histori ini perlu disikapi dengan kehati-hatian dalam hal derajat hadisnya. Meski demikian, memperbanyak takbir dan mengingat Allah ketika menghadapi keadaan yang menakutkan merupakan amalan yang baik secara umum.

Doa Rasulullah Ketika Badai

Selain memperbanyak zikir, terdapat doa ketika anginbesar yang diriwayatkan dalam histori sahih dan dijelaskan oleh Imam an-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim.

Doa tersebut adalah:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا، وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَخَيْرَ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ مَا فِيهَا، وَشَرِّ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau utus bersamanya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada di dalamnya, dan keburukan yang Engkau utus bersamanya.”

Doa ini mengajarkan kepada kita sebuah sikap yang sangat indah. Ketika melihat gejala lingkungan yang eksis di luar kendali manusia, seorang Muslim tidak semata-mata merasa takut, tetapi mengembalikannya kepada Allah Swt., Dzat yang mengatur seluruh alam.

Artikel Lainnya Bincang Syariah
↑
Close Right Ads
Close Left Ads