Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menambah 300 kuota Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Timur Tengah 2026 yang tersebar di delapan negara.
KAIRO -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menambah 300 kuota Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Timur Tengah 2026 yang tersebar di delapan negara. Selain mendukung pendidikan mahasiswa Indonesia, program ini juga memberi perhatian pada keberlanjutan studi generasi muda Palestina yang menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, Mesir.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus utama lembaganya. Dia menyebut, 39 persen dari 13 program prioritas Baznas dialokasikan untuk pengembangan SDM, terutama melalui program beasiswa.
“Baznas itu ada 13 program prioritas, tapi dari 13 program prioritas itu, 39 persennya adalah untuk peningkatan sumber daya manusia, terutama adalah beasiswa. Termasuk danasiswa bagi anak-anakku yang eksis di Timur Tengah. Tahun ini kami akan menambah lagi 300 danasiswa di delapan negara Timur Tengah,” ujar Sodik dalam siaran persnya, Kamis (29/10/2026).
Menurut Sodik, penambahan kuota danasiswa tersebut bermaksud mendukung keberlangsungan studi mahasiswa sekaligus mempersiapkan generasi cerdas pandai yang berkualitas. Perhatian Baznas juga diarahkan kepada mahasiswa Palestina yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar.
Dia mengatakan, keberlanjutan pendidikan generasi muda Palestina menjadi perhatian di tengah serangan yang terus menimpa penduduk di daerah tersebut. Pendidikan dinilai krusial untuk menjaga masa depan bangsa Palestina melalui penguatan kapabilitas generasi muda, termasuk mahasiswa dan cendekiawan.