Jalan Menuju Surga yang Digariskan Rasulullah SAW untuk Istri Salehah

Intisari Islam oleh Waktu baca 1 menit 56x dilihat
Jalan Menuju Surga yang Digariskan Rasulullah SAW untuk Istri Salehah

Bagikan Postingan

Ilustrasi pernikahan.

Kincai Media, JAKARTA— Rasulullah SAW memerintahkan seorang suami untuk mempergauli istrinya dengan baik, beliau juga memerintahkan seorang istri untuk berbuat baik kepada suaminya dan menaati suaminya dalam perkara yang baik.

Bahkan, dalam sejumlah hadis, Rasulullah SAW menerangkan besarnya hak suami atas istrinya serta kaitannya dengan keselamatan seorang istri di akhirat.

Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا، وَصَامَتْ شَهْرَهَا، وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا: ادْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ

“Apabila seorang perempuan melaksanakan shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramadan, menjaga kehormatannya, dan menaati suaminya, maka dikatakan kepadanya, ‘Masuklah ke surga dari pintu mana pun yang engkau kehendaki.’” (HR Ahmad_

Beliau juga bersabda:

أَيُّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَنْهَا رَاضٍ دَخَلَتِ الجَنَّةَ

“Perempuan mana pun yang wafat bumi sementara suaminya rida kepadanya, niscaya ia masuk surga.” (HR at-Tirmidzi)

Mengapa Nabi Muhammad SAW memberikan penekanan sedemikian besar terhadap hak suami? Mengapa beliau menegaskan tanggung jawab seorang istri untuk menaati suaminya?

Jawabannya, karena suami berkewajiban memenuhi beragam kebutuhan keluarganya. Ia menanggung kebutuhan makanan dan minuman di rumah, menyediakan biaya pengobatan dan busana bagi istri serta anak-anaknya.

Artikel Lainnya Intisari Islam
↑
Close Right Ads
Close Left Ads