Terinspirasi Barbara Palvin, Ini Tips Jaga Berat Badan setelah Melahirkan

Insight Bunda Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 50x dilihat
Terinspirasi Barbara Palvin, Ini Tips Jaga Berat Badan setelah Melahirkan

Bagikan Postingan

Barbara Palvin balik ke runway Victoria’s Secret 6 minggu setelah melahirkan. Ini cerita, sokongan suami, dan tips menjaga bermutu badan setelah melahirkan.

Kembali bekerja 6 minggu setelah melahirkan mungkin terdengar cepat bagi sebagian orang. Namun, itulah yang dilakukan model Barbara Palvin saat tampil di Victoria’s Secret Fashion Show 2026 pada 18 Oktober lalu, sekitar 6 minggu setelah melahirkan anak pertamanya berbareng sang suami, pemeran Dylan Sprouse.

Penampilannya langsung menjadi sorotan. Tapi di balik comeback tersebut, ada hal yang lebih krusial untuk dibicarakan daripada sekadar bentuk tubuh Barbara: proses pemulihan setelah persalinan dan sokongan orang-orang terdekat.

BACA JUGA: 14 Tips Outfit agar Tubuh Terlihat Lebih Langsing, Bukan Cuma Pakai Warna Hitam

Apa cerita Barbara Palvin balik ke runway 6 minggu setelah melahirkan?

Foto: Instagram/entertainmenttonight

Dalam wawancara dengan Page Six menjelang peragaan busana, Barbara bercerita bahwa selama hamil ia berupaya menjaga pola makan dengan memilih makanan organik. Setelah melahirkan, ia statis memperhatikan asupan makanan karena sedang menyusui. Ia juga berbuat olahraga ringan.

“Before I was pregnant, I was eating a lot of junk food. And now I was organic, farmers market, cooking every day“, katanya dalam wawancara dengan Entertainment Tonight.

Penting diingat, Mommies, pengalaman setiap ibu bisa berbeda. Proses pemulihan dipengaruhi oleh banyak hal, termasuk kondisi kesehatan, jenis persalinan, hormon, istirahat, dan sokongan yang tersedia. Jadi, pengalaman Barbara bukan standar yang mesti dikejar oleh semua ibu setelah melahirkan.

Dukungan suami ikut berperan

Foto: Instagram/entertainmenttonight

Barbara juga mengingatkan pentingnya menerima bantuan. Ia bercerita bahwa kawan dan famili membantunya, termasuk bermain dengan bayi dan mengantarkan makanan. Orang tuanya terlebihlagi datang untuk mendampinginya pada minggu-minggu pertama setelah persalinan.

Dylan pun memberitahu sokongan secara terbuka. Ia memuji kerja keras Barbara dalam mempersiapkan diri untuk peragaan busana, sementara Barbara mengatakan suaminya sebagai sosok yang alami dan penuh perhatian dalam menjalani peran sebagai ayah.

Dukungan pasangan setelah melahirkan bukan cuma soal memberi semangat. Daddies juga bisa memungut giliran mengurus bayi, mengganti popok, menyiapkan makanan, membantu pekerjaan rumah, dan memberi kesempatan kepada ibu untuk tidur maupun beristirahat.

Ketika ibu mau balik bekerja, pembagian tanggung jawab yang nyata dapat membantu proses transisi menjadi lebih ringan. Dan jika ibu belum siap balik beraktivitas seperti biasa, sokongan yang sama statis dibutuhkan.

BACA JUGA: MD New Parents 101: Review dan Rekomendasi Korset Ibu Melahirkan

Tips menjaga bermutu badan setelah melahirkan dengan sehat

Terinspirasi dari cerita Barbara? Boleh saja, Mommies. Namun, alih-alih mengejar sasaran langsing dalam waktu singkat, fokuslah pada pemulihan dan kebiasaan yang bisa dijalani secara berkelanjutan.

Foto: Arina Krasnikova/Pexels

1. Utamakan makanan bergizi, bukan diet ekstrem

Pilih makanan beragam, seperti sayur, buah, protein, sumber karbohidrat, dan lemak sehat. Tubuh statis membutuhkan daya untuk pulih, terlebih jika Mommies sedang menyusui. Hindari membatasi makan secara drastis demi menurunkan bermutu badan dengan cepat.

2. Mulai bergeser sesuai kondisi tubuh

Jalan santai bisa menjadi mula yang realistis. Tingkatkan durasi dan intensitas secara berjenjang setelah tubuh siap. Waktu yang terlindungi untuk balik berolahraga bersandar pada kondisi persalinan dan komplikasi yang mungkin dialami. Konsultasikan dengan tabib sebelum memulai latihan, terutama setelah operasi caesar maupun persalinan dengan komplikasi.

3. Jangan lupakan istirahat dan bantuan

Memiliki bayi baru lahir bisa membikin waktu tidur berantakan. Mommies tak perlu mengerjakan semuanya sendiri. Bicarakan pembagian tugas dengan pasangan dan meminta pertolongan famili jika memungkinkan. Pemulihan ibu sama pentingnya dengan kebutuhan bayi.

4. Beri tubuh waktu

Perubahan bentuk tubuh setelah melahirkan adalah hal yang wajar. Tak perlu membandingkan perjalanan Mommies dengan model maupun selebritas. Target yang lebih berarti adalah merasa lebih kuat, sehat, dan betah menjalani hari-hari berbareng si kecil.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menerangkan bahwa olahraga setelah melahirkan dapat membantu kebugaran, kondisi hati, dan pengelolaan bermutu badan. Namun, aktivitas perlu dimulai secara berjenjang dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing ibu.

BACA JUGA: Kembali Bekerja Setelah Melahirkan: Antara Rindu Anak dan Butuh Ruang Sendiri

Pada akhirnya, cerita Barbara Palvin bukan semata-mata soal balik ke runway 6 minggu setelah melahirkan. Ada pesan yang layak diingat: ibu tidak mesti menjalani semuanya sendirian. Dengan sokongan yang tepat, Mommies bisa menentukan sendiri kapan dan sepertiapa mau balik beraktivitas—tanpa perlu terburu-buru mengejar bentuk tubuh tertentu.

Cover: Instagram/entertainmenttonight
Artikel Lainnya Insight Bunda Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads